2023-10-25

ARNA sebuah peluang atau kejatuhan

ARNA baru saja mempublikasikan laporan keuangan Q3 2023nya dan hasilnya kinerja ARNA masih tetap terpuruk.
dapat dilihat pada tabel diatas net profit Q3 ARNA turun yoy dari 21 menjadi 15.
Sama seperti net profit quarter-quarter sebelumnya yang turun dibanding tahun 2022.
jika dilihat pbv rata-rata ARNA selama 10 tahun terakhir yang dapat dilihat dari tabel stockbit diatas, pbv ARNA sudah berada pada -1PBV standard deviation. Sebetulnya pbv ini menunjukkan valuasi ARNA sudah berada pada titik yang cukup murah selama 10 tahun terakhir.

Namun valuasi murah saja tidak cukup, jika kinerja perusahaan terus menerus turun maka valuasi perusahaan tersebut juga akan turun. Untuk saat ini ARNA masih tetap dalam Watchlist dan kita tunggu sampai ada pembalikan kinerja.

Selama ARNA terus turun secara fundamental maka cepat atau lambat harga sahamnya pun akan mengikuti.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 

2023-10-20

Data Penjualan Aces September 2023 sudah keluar Total Penjualan 9M23 ~5,4T

Data Penjualan ACES bulan September 2023 sudah keluar, dari data yang diambil dari halaman Stockbit 

maka total Penjualan Aces sampai September 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah


pada bulan September 2023 ACES kembali mengalami kenaikan penjualan dibandingkan penjualan September 2022. 

Dengan total penjualan indikatif sampai september 2023 sebesar ~5,4T maka angka ini sudah menyamai angka penjualan pada tahun 2020 dimana kala itu ACES mencatatkan laba ~529M pada Q3 2020.Sepertinya pihak managemen sudah mengerjakan Pekerjaan rumahnya dengan baik untuk membuat kinerja perusahaan ACES kembali membaik.

Tersisa 3 bulan lagi menutup tahun 2023 biasanya Quarter terakhir adalah quarter terbaik untuk perusahaan retail, mereka akan melakukan promo jor-joran untuk mengejar penjualan disisa bulan yang ada terutama pada bulan desember banyak promo besar. Kita lihat saja langkah apa yang akan diambil ACES untuk meningkatkan angka penjualan disisa bulan yang ada.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 

2023-10-14

GGRM yang memikat

Musim laporan keuangan Q3 2023 sudah semakin dekat. Saatnya bersiap untuk memantau kinerja emiten yang masuk kedalam watchlist.
GGRM sebagai salah satu emiten yang masuk kedalam watchlist saya begitu memikat jika hanya melihat berdasarkan data saja. Bagaimana tidak, dengan melihat data eps tiap quarter saja dari tabel RTI dibawah sudah bisa terlihat bahwa pada Q3 2023 GGRM seharusnya dapat dengan mudah melampaui eps Q3 2022 yang hanya senilai Rp 281. Jadi 99% dapat dipastikan eps 2023 GGRM pasti lebih besar dari 2022. 

Namun belum dapat dikatakan bahwa kinerja GGRM sudah turn around, harus dipastikan lagi tahun depan. Tetapi apabila menunggu lagi tahun depan maka harga sahamnya kemungkinan sudah naik banyak dan sudah ketinggalan jauh.

Harga saham GGRM sendiri sejak relly kenaikan dari 18rban sampai ke 28rban terhenti dan koreksi sampai pada level 24rban sampai saat ini hanya bergerak di level 25rban, ini bisa menjadi moment akumulasi sebelum akhirnya diharapkan saham GGRM akan relly naik lagi setelah pengumuman LK Q3nya.

Jika dilihat dari tabel PBV yang diambil dari IPOT, PBV GGRM sudah 0,8x berbalik naik dari nilai terendahnya di 0,6x dan apabila GGRM bisa mempertahankan turn around kinerja perusahaannya dan terus bertumbuh bukan mustahil PBV GGRM akan kembali ke level 3-4x dengan catatan GGRM bisa melampaui kinerja tertingginya.

Dengan issue industri rokok yang sudah sunset dan kenaikan cukai rokok yang nilainya besar dan  terus menerus sulit bagi industri rokok untuk dapat mencetak rekor baru dalam kinerjanya. Tapi jika untuk kembali berkinerja baik saja rasanya tidak terlalu sulit dan itu sudah cukup untuk membawa PBV GGRM ke level 1,5-2x dimana itu sudah berarti bagger 1x.
Jadi silahkan lakukan keputusan sendiri karena investasi adalah tanggung jawab pribadi.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 

2023-09-30

Watchlist GGRM, HMSP, SIDO, ERAA September 2023

Bulan september sudah habis selamat datang bulan oktober. Bagaimana dengan kinerja porto teman-teman semua? porto saya sendiri praktis 2 bulan ini bergerak flat. setelah dibulan agustus kinerja porto saya -0,3 dan bulan september ini kinerja porto saya flat hanya naik 1,97% saja. Semoga dibulan oktober kinerja porto saya lebih membaik.
baik langsung kita bahas saja mengenai emiten yang masuk dalam watchlist saya dibulan oktober.
1. GGRM

Setelah di awal agustus harga saham GGRM turun dari 30rban ke level 24rban dan selama 2 bulan GGRM bergerak disitu-situ saja sepertinya penurunan GGRM sudah tertahan di level MA200 nya.
hal ini menjadi menarik untuk saya menambah bobot di GGRM. 
Kinerja GGRM sendiri sebetulnya sudah mengalami perbaikan dibanding tahun lalu dapat dilihat dari tabel RTI dibawah. 


Namun harga sahamnya tidak kemana-kemana sejak laporan Q1 2023 nya diumumkan ini menjadi peluang yang baik untuk saya menambah bobot GGRM.
di harganya saat ini Rp24.600 menunjukkan nilai pbvnya 0,8x dengan PER disetahunkan 7,2x 
jika GGRM membagikan dividen setara dengan nilai tahun lalu maka yieldnya menjadi 4,88% tidak terlalu baik tapi jika ditarik kebelakang sejarah pembagian dividennya GGRM pernah membagikan dividen dengan nilai Rp 2.250 dan Rp 2.600 jika tahun 2024 nanti dividen yang dibagian senilai ini maka akan menjadi menarik.
kesimpulannya kinerja GGRM yang sudah membaik dibanding tahun lalu dan valuasi yang masih murah dengan pbv 0,8x dan harga saham yang belum mencerminkan harga wajarnya menjadi menarik untuk di koleksi.


2.HMSP
ini saham rokok kedua yang masuk dalam watchlist saya, pernah mengalami pengalaman buruk dengan emiten ini dengan cutloss yang sangat dalam dari level 3rban sampai 1rban.


Baik mari kita menganalisa mengenai emiten HMSP, kinerja harga sahamnya sendiri mengalami kenaikan pada awal tahun dari level 800an ke level 1200an namun pada akhir maret 2023 harga sahamnya kembali mengalami penurunan sampai pada level 870an saya juga tidak tahu sampai serendah apa HMSP akan turun. 
Dengan harganya saat ini Rp 865 menunjukkan valuasi pbv 3,94x dengan PER 13,42x, HMSP memang memiliki pbv yang premium di karenakan sejarah perusahaannya sebagai market leader dan terus mengalami pertumbuhan yang konsisten sampai pada tahun 2020 kinerja HMSP menurun. 

untuk tahun 2023 ini sendiri sebetulnya kinerja HMSP sudah lebih membaik dibanding tahun 2022.
sebagai perusahaan yang memimpin pasar kenaikan dan penurunan kinerja HMSP sebetulnya lebih stabil dibanding perusahaan kompetitornya.
kesimpulan dengan pbv 3,94x valuasi HMSP masih terasa mahal dengan ROE 29,38%. Namun HMSP tetap masuk dalam watchlist saya menunggu valuasinya lebih murah lagi.


3.SIDO
Emiten ini sudah masuk dalam watchlist saya beberapa bulan terakhir harganya sudah turun terus dari awal maret 2023 sampai hari ini. 
Ini disebabkan pertumbuhan kinerja SIDO yang sudah terhenti. dapat dilihat pada tabel RTI dibawah, kinerja SIDO tahun 2023 sama dengan kinerjanya ditahun 2022. 
Harapan market kinerja SIDO dapat terus bertumbuh ternyata tidak sesuai dengan kenyataan dengan valuasinya ketika di harga Rp 1000 / lbr sama dengan pbv 10x ini sudah sangat premium namun kinerjanya yang tidak sesuai menyebabkan harga sahamnya turun terus sampai pada valuasi pbv 5,4x dan per 19,7x pada harga Rp 590. 
Pergerakan harga saham SIDO kedepan sepertinya akan sangat tergantung pada kinerjanya di Q3 2023, besar kemungkinan kinerja akan menurun karena pihak top managemen sendiri merevisi target kinerjanya ditahun 2023 ini. untuk mengalami rebound harga di Q3 2023 ini sepertinya SIDO harus mencetak laba yang lebih tinggi dari Q3 2022 jika kinerjanya masih sama besar kemungkinan harga sahamnya tidak kemana-mana atau malah turun.

4. ERAA  
Mirip dengan SIDO kinerja pertumbuhan ERAA pun terhenti pada tahun 2022, tahun 2022 ERAA mencetak laba yang hampir sama dengan tahun 2021 namun untuk valuasi harga sahamnya sendiri tidak semahal SIDO dengan harga saham saat ini Rp 452 maka pbv ERAA 1x dan PER 7,8x.
menurut saya di harganya saat ini ERAA sudah berada pada harga wajarnya tidak mahal dan tidak murah juga.
ERAA masuk dalam watchlist saya sambil menunggu MOS ( margin of safety ) yang cukup dan juga menunggu bagaimana kinerja ERAA di Q3 2023 ini.


Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 













2023-09-22

Pelajaran baru mengenai Fundamental TKIM

Mengulas catatan saya mengenai kinerja TKIM yang zonk pada Q1 2023 disini 
Saya perlu akui saya masih harus belajar mengenai Fundamental perusahaan yang kompleks didukung oleh banyak faktor.


dari kasus TKIM diatas dapat dianalisa bahwa pada saat TKIM mengumumkan kinerja Q1 2023 yang buruk market langsung merespon dengan turunnya harga saham TKIM karena penurunan kinerja TKIM sangat dalam sih dapat dilihat dari tabel RTI diatas.

Ketika laporan keuangan Q1 diumumkan harga saham TKIM langsung ARB dan mentok di harga Rp 6.150 di hari selanjutnya harga saham TKIM juga mengalami penurunan dan ditutup pada harga Rp 5.850 dan seterusnya bergerak sideway dengan harga terendah Rp 5.600 pada tanggal 22 Mei 2023.

Mengapa harga saham TKIM tidak turun lebih dalam lagi mungkin dapat disimpulkan bahwa pada harga Rp 5.850 pbv TKIM sudah di angka 0.54X dan penurunan profit TKIM lebih banyak disebabkan kerugian kurs yang sebetulnya adalah bukan kerugian yang terealisasi tapi merupakan kerugian pencatatan laporan keuangan yang memang mungkin saja terealisasi jika transaksi dilakukan saat itu.

Setelah laporan Q2 keluar maka kinerja TKIM membaik Q2 2023vs Q1 2023 meskipun secara Yoy tetap saja kinerja keuangan TKIM turun. 
31 jul 2023 TKIM mengumumkan laporan keuangannya dengan kenaikan profit Q1 vs Q2 dan market tidak memberikan respon apa-apa pada 1-2 hari setelahnya. 
Baru pada hari ke 3 market mulai merespon dan harga saham TKIM masuk dalam trend Bullish sampai pada hari ini 21 september 2023 harga saham TKIM sudah diangka Rp 9.700 dengan pbv 0.9x

Maka dapat apakah dapat disimpulkan bahwa perusahaan dengan kinerja pertumbuhan yang cukup pesat di beberapa tahun terakhir kinerjanya dan tiba-tiba kinerjanya merosot namun dikarenakan pbvnya sudah rendah maka penurunannya pun terbatas dan setelah laporan keuangan kwartalan berikutnya diumumkan dan kinerja perusahaan mengalami perbaikan yang cukup tinggi maka harga sahamnya pun mengikuti. silahkan disimpulkan sendiri
catatan ini memberikan pelajaran bagi saya yang cukup mahal karena saya cutloss TKIM diharga Rp 5.750 dan itu menjadi keputusan yang buruk dalam perjalanan investasi saya. 


Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 




kinerja ACES di agustus 2023

 https://stockbit.com/post/12359036

Data Penjualan ACES bulan Agustus 2023 sudah keluar, dari data diatas yang di dapat dari halaman stockbit maka total Penjualan Aces sampai Agustus 2023 dapat dilihat pada tabel dibawah


pada bulan agustus 2023 ACES kembali mengalami kenaikan penjualan dibandingkan penjualan agustus 2022. Dengan demikian dari data diatas dapat disimpulkan selama tahun 2023
6 bulan dari 8 bulan yang sudah release datanya penjualan aces mengalami kenaikan
1 bulan mengalami penurunan penjualan yaitu pada bulan Februari 2023 dan 
1 bulan penjualannya hampir sama dengan tahun 2022 yaitu pada bulan Mei 2023

masih tersisa 4 bulan lagi menutup tahun 2023 bagaimana kinerja ACES selanjutnya tanpa promo BOOM sale. Apakah ACES dapat terus mempertahankan pembalikan kinerjanya dari titik terendahnya?

Jika ACES mendapatkan kembali iramanya dan kembali merebut market share yang sudah diambil oleh kompetitornya maka bukan tidak mungkin harga saham ACES bisa kembali > Rp 1.000/lbr

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 


2023-08-24

Omzet Penjualan ACES Juli 2023


https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/formula-hba-direvisi-lagi-apa-dampaknya-untuk-saham-coal

Dari kutipan berita diatas saya input dalam tabel data penjualan yang saya kumpulkan maka akan didapat data Penjualan Omzet ACES sampai Juli 2023 Senilai kurang lebih 4,254 T



kenaikan penjualan ACES juli 2023 dibanding juli 2022 disebabkan pada bulan juli-agustus 2023 ACES meluncurkan program BOOM SALE sampai 30 Agustus 2023 sehingga meningkatkan omzet penjualan dan dapat dikatakan program ini cukup berhasil.
sampai sejauh ini ACES masih mencatatkan kenaikan kinerja namun harga sahamnya sendiri hanya berputar di kisaran Rp 680-790/lbr. Dikarenakan menurut market valuasinya sudah price in dengan PBV 2,3x dan PER 21x di harga Rp 760. 

Masih perlu pembuktian beberapa kali laporan keuangan lagi sebelum ACES bisa kembali ke harga sebelum Covid dengan catatan kinerja ACES bisa kembali seperti sebelum Covid.
Baiklah kita tunggu saja dengan sabar selama kinerjanya tetap membaik maka harga sahamnya pun akan mengikuti.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst