2023-08-24

Omzet Penjualan ACES Juli 2023


https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/formula-hba-direvisi-lagi-apa-dampaknya-untuk-saham-coal

Dari kutipan berita diatas saya input dalam tabel data penjualan yang saya kumpulkan maka akan didapat data Penjualan Omzet ACES sampai Juli 2023 Senilai kurang lebih 4,254 T



kenaikan penjualan ACES juli 2023 dibanding juli 2022 disebabkan pada bulan juli-agustus 2023 ACES meluncurkan program BOOM SALE sampai 30 Agustus 2023 sehingga meningkatkan omzet penjualan dan dapat dikatakan program ini cukup berhasil.
sampai sejauh ini ACES masih mencatatkan kenaikan kinerja namun harga sahamnya sendiri hanya berputar di kisaran Rp 680-790/lbr. Dikarenakan menurut market valuasinya sudah price in dengan PBV 2,3x dan PER 21x di harga Rp 760. 

Masih perlu pembuktian beberapa kali laporan keuangan lagi sebelum ACES bisa kembali ke harga sebelum Covid dengan catatan kinerja ACES bisa kembali seperti sebelum Covid.
Baiklah kita tunggu saja dengan sabar selama kinerjanya tetap membaik maka harga sahamnya pun akan mengikuti.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 

2023-08-06

Prospek Harga Saham Blue Bird setelah Royalti 2% diterapkan.

Seperti yang saya ketahui dari prospektus saham BlueBird seperti terlihat pada tangkapan layar dibawah. 
Blue Bird akan menerapkan tarif royalti sebesar 2% dari pendapatan bersih perusahaan terhitung mulai agustus 2023 yang akan dipotong setiap akhir tahun.

Melihat laporan keuangan BIRD pada 1H2023 seperti tangkapan layar dari RTI dibawah maka eps BIRD untuk 1H2023 yaitu sebesar 103 jika disetahunkan menjadi 206. Pendapatan bersih BIRD 1H2023 sebesar 2T.

Baik mari kita hitung secara kasar jika pendapatan dan laba bersih BIRD di paruh ke 2 2023 sama dengan paruh pertama 2023 maka pendapatan BIRD akan menjadi 4T dan epsnya menjadi 206 atau setara dengan laba bersih 515M.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa transportasi dan melihat perekonomian yang sedang stabil di indonesia dan cenderung bertumbuh, sepertinya kita bisa berharap kinerja 2H2023 (paruh ke 2) dari BIRD minimal bisa menyamai 1H2023 (paruh pertama). Melihat trend kenaikan pendapatan BIRD yang terus bertumbuh dari tahun 2022 dan penambahan armada baru saya yakin seharusnya BIRD bisa memperoleh kenaikan pendapatan di 2023 ini.

Dengan asumsi diatas dan berlakunya tarif royalti 2% dibulan agustus 2023 maka BIRD harus membayar royalti sebesar 40M( 2T pendapatan dimulai dari bulan agustus X 2% ) pada akhir tahun 2023.
Maka asumsi laba bersih BIRD senilai 515M - 40M = 475M setara dengan eps 190 dengan harga saham hari ini di Rp 2.300 maka ratio PER BIRD berada di 12,1X masih ada celah kenaikan PER BIRD yang biasanya ada di angka 19-20X dalam keadaan normal.

Jika BIRD membagikan dividen sebesar 50% dari eps maka dividennya bernilai 95/lbr maka dengan harga saham hari ini di Rp 2.300 maka yield BIRD sebesar 4,75% tidak terlalu bagus tapi sudah lebih baik daripada bunga deposito. Dengan harga perolehan saya di Rp 1.750 maka yield BIRD sebesar 5,1% tidak cukup besar juga tapi sudah lumayan.

Baiklah ini hanya hitung-hitungan amatir saja dengan asumsi yang mungkin jauh dari sempurna juga, mari kita lihat saja bagaimana pergerakan saham BIRD sampai akhir tahun 2023 ini. Target price saya jika kinerja BIRD sesuai ekspektasi ada di Rp 3600/lbr.

Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya. Do Your own Analyst 





2023-08-01

Kinerja ACES, BIRD dan GGRM 1H2023

ACES

Laporan keuangan Q2 untuk emiten ACES sudah terbit dan sesuai perhitungan saya di link berikut
Laba ACES sebesar 302M dengan penjualan 3,63T dengan demikian NPM ACES 8,3% untuk 1H2023 ini, selisih sedikit dengan data yang saya kumpulkan dan prediksi Net profit yang saya hitung. 

pada laporan keuangan diatas total laba komprehensif yang dapat di distribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami kenaikan dari 242M pada 1H2022 menjadi 302M pada 1H2023. hampir 20%, awal yang baik untuk sebuah permulaan turn around dari perusahaan retail. 

masih perlu menunggu kinerja ACES sampai Full year 2023 untuk dapat dikatakan ACES berhasil melakukan turn around kinerjanya. 

Hari ini 1 Agustus 2023 harga saham ACES ditutup di harga Rp 675 turun -6,25% dan pbv 2,05x, melihat kinerja ACES yang membaik penurunan seperti ini saya yakin sebagai sebuah kesempatan untuk menambah muatan.


BIRD

Dari laporan keuangan BIRD 1H2023 yang sudah terbit maka dapat dikatakan BIRD sudah berhasil melakukan Turn around kinerja perusahaan dari masa sulit Covid.
Pada tahun 2022 sendiri BIRD sudah berhasil mencetak laba FULL year lebih besar dari pada tahun 2019 sebelum masa covid yaitu 314M (2019Fullyear) vs 358M(2022Fullyear) 

sampai 1H2023 BIRD sudah berhasil mengumpulkan laba bersih sebesar 259M jika di setahunkan maka angkanya menjadi 518M jauh lebih tinggi dari laba bersih full year tahun 2022 dan 2019 pra covid. Namun untuk laba tahunan 2023 BIRD masih berupa forecast dan perlu menunggu sampai akhir tahun 2023. Tetapi dari perolehan laba bersih BIRD quarter to quarter menunjukkan peningkatan jadi dapat dikatakan kinerja BIRD sudah balik bertumbuh.

Hari ini 1 Agustus 2023 harga saham BIRD ditutup di harga Rp 2.179 turun -3,56% dan pbv 1,02x.
saya rasa tidak perlu kuatir dengan penurunan sesaat dari harga saham karena melihat kinerja BIRD yang outstanding saya percaya perjalanan BIRD menuju puncak masih dapat tercapai.


GGRM

Baik, ini emiten dengan porsi paling kecil dari 3 pilihan emiten saya. 
Dilihat dari laporan keuangan 1H2023 GGRM pendapatan Gudang Garam turun dari 61,6T 1H2022 menjadi 55,8T 1H2023 tetapi laba bersih Gudang Garam meningkat dari 956M 1H2022 menjadi 3,2T 1H2023. Gudang Garam berhasil menekan biaya pokok penjualan sehingga laba brutonya meningkat cukup tinggi dapat dilihat pada laporan dibawah.



jika dibedah lebih dalam lagi untuk biaya pokok penjualan bisa dilihat pada laporan dibawah

pada biaya Pita cukai, PPN dan pajak rokok Gudang Garam mengalami penurunan biaya pita cukai yang cukup besar. Dari penurunan biaya ini yang menyebabkan laba Gudang Garam mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Dengan melihat laporan keuangan yang sudah terbit diatas semua kinerja perusahaan masih sesuai harapan jadi saya masih tetap hold semua emiten yang sudah saya beli sebelumnya.


Disclaimer on, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya.

















2023-07-29

AALI, ARNA dan SIDO Kinerja tidak sesuai ekspektasi

Musim Laporan keuangan Q2 2023 telah tiba, beberapa emiten sudah melaporkan Laporan keuangan kepada BEI. ada 3 emiten yang masuk kedalam radar saya dikarenakan kinerjanya yang sedang mengalami penurunan / tidak sesuai ekspektasi.

1. AALI

Dikarenakan issue lingkungan hidup yang terus digemborkan negara-negara europe maka harga komoditas kelapa sawit turun, hal ini menyebabkan kinerja AALI di Q2 menurun banyak dapat dilihat pada tabel diatas yang diambil dari RTI Business. net profit AALI menurun dari 169 menjadi 74 pada Q2, secara QoQ dari 420 menjadi 191, Alhasil ketika laporan keuangan ini terbit harga saham AALI merosot 3,75%.
Kita tunggu saja sampai seberapa turun market akan menilai harga saham AALI. 
jika harganya bisa dibawah Rp 5000 akan menarik karena pbv AALI akan menjadi 0,43x saja. 
Rentang pbv AALI selama 5 tahun terakhir berada di 0,5x sampai 1,5x.

2. ARNA
Sebagai sebuah perusahaan penjual keramik kinerja ARNA dapat konsisten mencatatkan pertumbuhan selama 5 tahun terakhir dapat dikatakan sebagai sebuah catatan yang luar biasa.
Namun pada tahun 2023 ini ARNA mencatatkan penurunan net profit apakah hal ini menandakan bisnis ARNA sudah mencapai titik jenuh atau hanya sebagai sebuah jeda sebelum ARNA melanjutkan pertumbuhannya. 
Dengan kinerja yang turun selama 2 Quarter berturut-turut market langsung merespon kinerja ARNA dengan penurunan harga saham yang cukup dalam -7,78% ketika laporan keuangan ini di publikasikan.

Track Record ARNA yang selalu mencatatkan pertumbuhan yang outstanding dari tahun ketahun membuat valuasi ARNA pun berada pada harga premium, selama 5 tahun kebelakang pbv terendah ARNA berada pada angka 2,3x.
Jika menghitung pbv ARNA 2,3 dengan book value saat ini di harga Rp 228 maka harga saham ARNA menjadi Rp 456, dengan menghitung MOS ( margin of safety ) yang cukup maka saya rasa harga saham ARNA < Rp 400 akan menjadi sangat menarik untuk di koleksi. Tetapi akankah market merespon kinerja ARNA dengan sedemikian menakutkannya, hanya waktu yang bisa menjawab.

3. SIDO

SIDO sudah mempublikasikan laporan keuangan Q2 2023 dan hasilnya flat, kinerjanya sepertinya sudah sampai pada titik puncaknya, Laporan keuangan tahunan SIDO 2022 sudah menunjukkan penurunan net profit.
apakah kinerja SIDO benar-benar sudah pada titik jenuhnya, harga saham SIDO sudah mengalami downtrend sejak titik puncaknya maret 2022 di harga Rp 1.070 sampai pada saat laporan keuangan Q2 ini dipublikasikan harganya tinggal Rp 640. 
pbv SIDO selama 5 th terakhir berada pada angka 2,5 x dan mencapai puncaknya pada angka 9,9x wow harga yang begitu premium ditetapkan oleh market. 
dengan mengambil pbv 2,5x dan book value SIDO saat ini diharga Rp 108 maka harga saham SIDO menjadi Rp 270 wah angka yang sangat kecil, saya rasa untuk consumer goods sekelas SIDO penurunan sampai di harga Rp 270 akan sulit tapi kita lihat saja respon market selanjutnya, untuk harga saham SIDO sendiri menurut saya < Rp 250 sudah harga yang terbaik bahkan saya rasa tidak mungkin turun sampai harga Rp 250 mengingat Dividen yang dibayarkan SIDO sudah diangka  >Rp30/share.
jika SIDO di harga Rp 250/ lembar maka yieldnya menjadi 12% angka yang fantastis untuk sebuah emiten consumer goods.

dari 3 emiten yang saya ulas diatas semuanya adalah dari emiten product trading, ada produk yang dijual hanya industrinya saja yang berbeda ada dari healthcare, komoditas dan building products namun ketiganya menjual sebuah produk yang nyata dan perusahaan bisa dipercaya memiliki aset produk dan penjualan yang sudah bisa dipercaya jadi tidak perlu kuatir dengan perusahaan abal-abal gak jelas.
hanya saja kita perlu sabar dan sedikit keberuntungan untuk mendapatkan moment terbaik dari penurunan harga saham. saya rasa dengan perkiraan nilai yield di angka 10% dari masing2 emiten sudah cukup baik. 
Seperti SIDO yang rajin membagikan dividen diatas Rp 30/ share maka dengan harga saham Rp 300/lbr seharusnya sudah cukup baik apalagi untuk jangka panjang dan hanya mengambil dividen saja. 
yang menjadi pertimbangan saya hanya emiten AALI karena harga jualnya tergantung dari supply dan demand market jadi diluar kendali dari perusahaan.

silahkan melakukan analisa sendiri, catatan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat saya ketika harga saham berada di target harga saya.
Happy Investing.











2023-07-22

Data Penjualan ACES Juni 2023 sudah Keluar

Stockbit sudah mengeluarkan data Penjualan ACES selama bulan Juni 2023 yaitu sebesar 605M seperti terlihat pada tangkapan layar dibawah. Dengan data penjualan tersebut diperoleh nilai penjualan 1H23 untuk ACES sebesar 3,58T menurut Stockbit.

Dari data analisa yang saya kumpulan sebelumnya maka didapat angka Penjualan ACES 1H23 sebesar 3,601 T selisih 30M dengan data stockbit.


tidak menjadi masalah besar karena hal ini tetap mengindikasikan bahwa Penjualan ACES membaik dibanding penjualan Tahun 1H22 sebesar 3,307T menurut data yang diambil dari IndoPremier.
ada kenaikan penjualan sebesar hampir 10%. Sejalan dengan tulisan saya sebelumnya mengenai prediksi penjualan ACES yang bisa dibaca di sini. Maka prediksi Net Profit ACES 1H23  berada di range 281 - 316 Milyar .
Semoga saja harga sahamnya pun dapat mengikuti kenaikan kinerja perusahaannya. 
pada Q2 2022 dengan net profit 242,4M harga sahamnya Rp 770/lbr 
pada Q2 2021 dengan net profit 276,9M harga sahamnya Rp 1.250/lbr.

Disclaimer on,
 tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya.




2023-07-15

Laporan Keuangan Q2 2023

Sebentar lagi musim release laporan keuangan Q2 untuk perusahaan sekitar 10-14 hari lagi.
Sudah ada 1-2 perusahaan yang melaporkan kinerja keuangan Q2 2023.
Dengan posisi IHSG saat ini, sulit untuk menemukan perusahaan yang baik dengan harga yang murah, sebagian besar sudah berada di harga premium atau berada di valuasi yang tanggung.
Sektor properti di gadang2 masih bervaluasi murah, tapi saya tidak terlalu berminat pada sektor properti karena kinerjanya yang kurang stabil. Jika saya tidak berani memasukkan 1/2 dari total investasi saya pada saham itu lebih baik saya hindari saham itu.

Berikut kinerja terakhir portofolio saya, tidak ada banyak perubahan.
🎯 Price untuk ACES Rp 1.800 untuk 1-2 tahun kedepan namun bergantung pada kinerja perusahaan juga apakah perusahaan berhasil melakukan turn around dan mampu melewati kinerja terbaik sebelumnya.
🎯 Price untuk BIRD Rp 3.600 untuk 1-2 tahun kedepan dan ini juga menyesuaikan dengan kinerja perusahaan, saya optimis kinerja BIRD dapat terus bertumbuh dan perusahaan sudah sukses melakukan turn around. Hanya beberapa issued muncul mengenai sengketa kepemilikan perusahaan, ya tetap harus dipantau perkembangan beritanya.
🎯 Price untuk GGRM Rp 40.000 pada Q1 2023 GGRM berhasil melakukan turn around pada kinerja perusahaannya semoga dapat berlanjut pada Q2 2023 dengan membaiknya daya beli masyarakat dan covid yang sudah mereda. Diharapkan penjualan GGRM jg dapat bertumbuh.


disclaimer on
Tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu, hanya sebagai pengingat saya untuk tetap konsisten dalam memilih saham berfasarkan fundamental dan tidak FOMO dengan sahm lain yang naik lebih kencang.

2023-06-24

Update Info Kinerja ACES Mei 2023

Dari link berikut didapat data penjualan ACES Mei 2023 sebesar 604M.
Baik sekarang kita masukkan data tersebut kedalam tabel Penjualan ACES 2022 vs 2023 bulan per bulan


dari tabel diatas didapat data penjualan ACES sampai Mei 2023 Sebesar 2996 Milyar. Jika diasumsikan penjualan ACES Juni 2023 sama dengan Juni 2022 maka total penjualan ACES 1H2023 menjadi 3516 Milyar kita bandingkan dengan data penjualan 1H2022 dari tabel dibawah yang di ambil dari aplikasi IPOT sebesar 3307,9Milyar maka terjadi kenaikan Penjualan. 


dari data yang ada mari kita hitung berapa perkiraan net profit Q2 2023. 
dengan asumsi NPM(Net Profit Margin) ACES 9% diambil dari data tahun 2022 maka Net Profit ACES menjadi 3516 Milyar X 9% = 316 Milyar.
Apabila kita ambil NPM pesimis di 8% maka Net Profit ACES menjadi  3516 Milyar X 8% = 281Milyar.
Maka Range Net Profit ACES Q2 2023 berada di range 281 - 316 Milyar dengan asumsi penjualan Juni dan NPM diatas. Bandingkan dengan Net profit ACES di tahun 2022 yang hanya sebesar 242Milyar saja maka tetap ada kenaikan kinerja perusahaan. 
Semoga saja harga sahamnya pun dapat mengikuti kenaikan kinerja perusahaannya. 
pada Q2 2022 dengan net profit 242,4M harga sahamnya Rp 770/lbr 
pada Q2 2021 dengan net profit 276,9M harga sahamnya Rp 1.250/lbr

jadi tentukan target anda sendiri berapa harga wajar ACES jika Net profitnya berada di range 281-316Milyar.

Disclaimer On, tulisan ini bukan ajakan untuk membeli saham tertentu tapi hanya sebagai pengingat untuk saya.