2017-02-26

BMTR Semakin menarik untuk dikoleksi

Setelah pada pertengahan februari lalu saya mulai mengkoleksi BMTR dari harga Rp 600/lbr saat ini harga BMTR sudah menyentuh Rp 505/lbr. Disinilah mulai diuji mental dari seorang investor. Saham pilihan mulai terpuruk lebih dalam. Saat ini portfolio BMTR saya sudah bernilai -14,41% hanya dalam waktu 2 minggu. 


Tidak semua Investor bisa menebak harga yang mendekati titik terendah, terkadang kita hanya perlu bersabar dan yakin dengan saham pilihan kita dan melakukan avg down pada saat saham pilihan kita terpuruk lebih dalam. saya tidak se- extrim lo kheng hong yang berani mengkoleksi saham BUMI dinilai Rp 50 dan merasakan kenaikan saham yang fantastis pada saat harga hasil tambang kembali naik.
Memang dibutuhkan pengalaman dan ketrampilan analisa yang luar biasa serta kesabaran dan keyakinan yang besar untuk dapat merasakan hasil investasi yang fantastis.
untuk saham yang terpuruk dan dijauhi investor dibutuhkan waktu tahunan apabila kita salah entry sebelum saham tersebut memberikan keuntungan yang fantastis. masih belajar dari pengalaman JPFA yang terlewatkan dan CTRP yang bisa menghasilkan return 100% dalam waktu 10 bulan, bersabar dan yakin adalah kunci utama dalam investasi saham.
Saat ini saya sedang menunggu untuk avg down BMTR di harga 500 dan MAIN di harga 1175.
untuk porto WIIM dan INDS difokuskan untuk menghasilkan deviden, khusus untuk WIIM, 2 orang direktur menambah kepemilikan saham di harga 440 senilai masing-masing lebih dari 1M ini menambah keyakinan saya sebagai investor bahwa perusahaan dalam keadaan baik. 
APLN,SSIA dan NRCA menunggu kebangkitan industri properti. 

DISCLAIMER ON, tulisan ini dibuat hanya sebagai catatan pribadi penulis sebagai history log dalam berinvestasi untuk belajar dari kesalahan.
HAPPY INVESTING.



2017-02-15

BMTR saham konglomerasi

Setelah sekian lama kurang tertarik dengan saham konglomerasi akhirnya saya harus melepaskan juga pendirian saya melihat murahnya valuasi saham BMTR.
Melihat pergerakan saham BMTR saat ini di harga Rp 555 - Rp 650 membuat saya tergerak untuk mengoleksi saham ini.



Melihat Laporan keuangan Q3 dari tahun ke tahun saham BMTR berada pada valuasi terendahnya  sama dengan valuasi PER pada tahun 2010 yang artinya saat ini jika kita membeli saham BMTR kita sudah menghemat waktu 6 tahun secara valuasi.
PER Q3 BMTR tahun 2010 adalah 11,43x
PER Q3 BMTR tahun 2016 adalah 11,37x
dengan melihat pertumbuhan BVPS (Book Value) 2010 di harga Rp 527 dan BVPS 2016 di harga Rp 1095 menandakan perusahaan sudah mengalami kenaikan aset 2x lipat selama kurun waktu 6 tahun

Revenue ( pendapatan ) perusahaan pun bertumbuh dari tahun ke tahun selama kurun waktu 6 tahun hal ini menandakan perusahaan secara konstan mencetak pertumbuhan pendapatan yang menandakan perusahaan dalam keadaan baik.

Secara book value saat ini perusahaan hanya di hargai 0.53x jadi bisa membeli saham BMTR dengan harga 0.53x dari harga buku yang sesungguhnya, book value termurah sepanjang 6 tahun terakhir.
kekurangan BMTR hanya pada tahun 2015, perusahaan mencetak rugi bersih sebesar 128M, namun pada tahun 2016 perusahaan sudah kembali mencetak keuntungan 736M yang artinya perusahaan sudah kembali kepada kinerja yang sesungguhnya. Serupa dengan saham MAIN yang pada tahun 2014 mencetak rugi bersih 84,6M dan 2015 mencetak rugi bersih 62,8M namun pada tahun 2016 sudah kembali kepada kinerja yang sesungguhnya dengan mencetak laba positif Q3 2016 sebesar 233M secara revenue pun MAIN mencetk pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun.  Begitu juga yang terjadi dengan INDS pada tahun 2014 hanya mencetak laba bersih sebesar 915jt saja dimana biasanya INDS dapat menghasilkan laba diatas 100M. namun pada Q3 2016 laba bersih perusahaan sudah membaik di posisi 45,9M.
jika di tarik kesimpulan kemungkinan periode thaun 2014-2015 perusahaan banyak mengalami kerugian kurs karena nilai tukar rupiah yang melemah dan beberapa perusahaan tidak mengantisipasi hal tersebut,

Dengan ratio hutang DER milik BMTR yang cuma 0,68x saham ini masuk dalam koleksi saya karena sudah cukup murah. apabila harga BMTR semakin turun lagi berarti semakin layak koleksi karena harganya semakin murah dan resiko kerugian semakin kecil.


Portofolio saat ini, beberapa saham masih memiliki raport merah. invetasi saham bukan berarti tanpa resiko.

CODE   KOMPOSISI POROFOLIO                 % KENAIKAN
APLN                      3,6%                                           -0.83%
BMTR                     7,24%                                         -1.67%
INDS                     17,85%                                          0.16%
MAIN                    49,94%                                       -10.85%
NRCA                     5,79%                                       -10.83%
SSIA                       8,29%                                           5.45%
WIIM                      7,25%                                         14.81%
CTRA 0% ( sisa bonus saham yang kurang dari 1 lot )




Tulisan ini dibuat untuk mengingatkan diri saya sendiri bahwa investasi adalah tindakan yang beresiko dan membutuhkan kesabaran dan keyakinan yang kuat bahwa saham yang dipilih adalah saham yang baik. Tidak ada maksud untuk mengajari orang lain untuk mengikuti apa yang saya lakukan dalam berinvestasi, silahkan memiliki penilaian dan analisa sendiri.

Happy Investing. Disclaimer on.

2017-01-22

Pelajaran mengenai HUTANG

Setelah membaca beberapa literature, buku dan mendengar pendapat beberapa orang, ada yang berpendapat bahwa hutang itu buruk. sebagian berpendapat bahwa hutang itu baik asal digunakan untuk investasi bukan untuk konsumsi dan ada juga yang berpendapat bahwa hutang itu buruk meskipun digunakan untuk berinvestasi karena dapat menyebabkan perusahaan menjadi rapuh dengan kondisi makro ekonomi karena setiap bulan perusahaan diharuskan membayar kewajiban bunga. Namun tanpa hutang perusahaan akan lambat berkembang karena disesuaikan dengan kemampuan modal sendiri dan akan melewatkan kesempatan yang ada karena persiapan yang kurang.

Menurut pendapat saya pribadi, Hutang itu baik jika digunakan pada saat yang tepat untuk kegiatan yang produktif. Untuk dapat berkembang perusahaan membutuhkan modal kerja. Modal kerja yang kecil tidak akan dapat menciptakan penjualan yang besar, modal kerja yang besar dapat menciptakan potensi penjualan yang besar pula. mari kita ambil contoh sederhana. Perusahaan XYZ membeli Stok barang A sejumlah 1.000pcs setiap bulan jika dilakukan dengan modal sendiri tanpa bantuan hutang.

setiap bulan perusahaan tersebut hanya dapat menghasilkan penjualan sebesar maksimal 1.000pcs sesuai dengan stok yang disediakan. namun bisa jadi serapan pasar setiap bulan adalah 10.000pcs jadi kemana yang 9.000 pcs? bisa jadi yang 9.000pcs di serap oleh kompetitor. Jadi setiap bulan perusahaan A telah kehilangan potensi penjualan sebesar 9.000pcs. Sekarang kita lihat bagaimana skenarionya apabila perusahaan A meminjam modal yang cukup untuk menyediakan stok 10.000pcs barang A setiap bulan. ada kemungkinan penjualan perusahaan A akan meningkat menjadi 10.000pcs, memang tidak murni hanya faktor ketersediaan stok karena kita berhadapan dengan kompetitor dan banyak trik untuk meningkatkan penjualan. Namun dengan adanya persiapan stok yang cukup maka potensi penjualan sudah terbuka, berbeda dengan tidak ada stok maka potensi penjualan pun sudah PASTI tidak ada. jadi kalau dikatakan HUTANG itu buruk menurut saya hutang itu baik digunakan pada saat yang tepat untuk menambah aset. Setelah aset cukup maka hutang harus dilunasi dan berdirilah dengan kemampuan sendiri yang pada saat hutang dilunasi jelas posisi aset sudah jauh lebih baik dengan percepatan pertumbuhan awal. karena membayar bunga pinjaman setiap bulan pun akan membebani keuntungan bersih.

2017-01-21

2017 01 Honda BRV

Begini yah rasanya membeli mobil dengan uang sendiri tanpa subsidi dari siapapun.
Meskipun bukan mobil mewah tapi rasanya nikmat dan bangga sekali, Membuat lebih semangat untuk mengumpulan uang lebih banyak dan bekerja lebih giat lagi. Apalagi mobil dibeli dengan uang cash tanpa kredit dari bank.
Dp 5jt 2017 12 22

pelunasan Rp 223.100.000 2016 12 31


Mobil diantar kerumah tanggal 2017 01 20


STNK belum jadi kata Sales dealer PT Istana Kebon Jeruk minggu depan baru keluar STNKnya.
lama juga yah pelayanan dealernya 1 bulan dari DP mobil masih belum bisa di pakai mengaspal.

Masih ada lagi yang belum dirasakan, membeli properti dengan Cash. Ayo semangat kumpulkan uang lagi.
Terima kasih Tuhan sudah memberikan berkat melimpah kepada keluargaku.


2017-01-18

Melepas Kunci SSIA

Beberapa hari terakhir ini SSIA sedang di angkat oleh bandar. Akhirnya berhasil juga membuka kunci SSIA dan keluar sebagian di harga 625 setelah menunggu dari bulan september 2016 dan akumulasi di harga 550. Lumayan keluar dengan take profit berkisar 12% dalam waktu 3 bulan.
sayang sekali SSIA sempat menyentuh harga 434 namun saya kehabisan peluru, jika lebih bersabar lagi potensi keuntungan bisa dikisaran 30-40%.
Sempat bongkar muatan WIIM juga di harga 440, namun keuntungn yang diperoleh masih jauh dari harapan. akumulasi WIIM dimulai agustus 2016 dan kemarin keluar dengan keuntungan 9% saja selama 6 bulan lebih. Tapi tidak apa-apa, saat ini punya peluru yang cukup untuk mulai mengakumulasi MAIN.

1. Pelajaran yang dapat diambil Harga saham di posisi Support kuat memang mengurangi resiko, namun jika ingin kepastian keuntungan yang lebih besar harus lebih bersabar menunggu harga saham turun dibawah garis support.
2. Jangan ragu-ragu untuk take profit pada saat saham sedang dalam trend BUY yang kuat. lebih baik ambil keuntungan dulu sebagian daripada lepas kembali dan harus menunggu lebih lama lagi.

Saat ini ubah porsi dahulu. kemarin baru menambah MAIN di harga 1220 untuk averaging dari harga beli yang kemahalan di 1700. Secara kinerja MAIN sangat bagus, dari tahun 2015 yang membukukan rugi bersih namun pada periode Q3 2016 MAIN sudah berhasil mencatatkan keuntungan dan kembali kepada kinerjanya yang normal. Saat ini harga saham MAIN kembali lagi pada trend tekanan jual setelah sempat menyentuh harga 2000 sayang sekali pada saat MAIN Rebound kedua kali dan menyentuh harga 1800 saya tidak membongkar muatan.

Untuk APLN saat ini sudah menembus dibawah support 240, cukup baik untuk investasi namun resiko masih tetap ada. sepertinya cukup baik untuk menambah sedikit muatan juga.

posisi porto saat ini



Happy Investing, Disclaimer on.
Investasi adalah tanggung jawab pribadi bukan tanggung jawab orang lain.








2016-10-29

MAIN, poultry yang terlambat naik.

Menunggu laporan keuangan dari beberapa emiten yang dikoleksi belum juga keluar.
setelah kemarin sukses menambah bobot MAIN di harga 1485 saat ini average price MAIN berada di harga Rp 1.515,78 lumayan market value saat ini sudah 1760 return 16% lebih. Mengingat kinerja MAIN yang membaik di kuartal kedua dan masih menunggu lap keuangan kuartal ketiga. dibandingkan saudaranya JPFA dan CPIN, emiten yang satu ini masih terlambat naik. dilihat dari PBV dan PER masih jauh dari saudara tuanya. Agak menyesal juga, karena ketakutan laporan keuangan MAIN dan JPFA yang negatif  jadi tidak mengoleksi saham poultry, seharusnya ini adalah moment paling baik untuk mengoleksi saham poultry.

WIIM dan INDS secara valuasi book value masih murah sehingga masih memungkinkan untuk beranjak naik. CTRP yang sedang hangat-hangatnya dengan issue merger masih layak untuk disimpan karena apabila merger di setujui valuasi penukaran 1CTRP : 0,54CTRA sedangkan harga CTRA saat ini Rp 1.590 sehingga apabila terjadi merger maka nilai CTRP setara dengan Rp 858,6 masih ada jeda beberapa puluh rupiah dengan harga CTRP saat ini, sepertinya untuk beberapa bulan kedepan harga CTRP akan lebih di pengaruhi oleh pergerakan harga CTRA dan issue merger dan kemungkinan besar bandar akan mengangkat harga CTRA supaya merger dapat di setujui oleh para pemegang saham.

Untuk SSIA dan NRCA saat ini menurut saya berada pada resiko menengah, mengingat berita mengenai kinerja SSIA tidak terlalu bagus. kemungkinan untuk kuartal ketiga 2016 laba bersih SSIA bisa negatif, dan saat ini SSIA sedang melakukan audit untuk laporan keuangannya sehingga masih menunggu 1 - 1,5 bulan lagi untuk melihat laporan keuangan SSIA. untuk beberapa minggu kedepan sampai muncul laporan keuangan sepertinya SSIA akan sulit untuk naik dan lebih cenderung untuk turun harus bersabar dengan emiten yang satu ini berikut anak usahanya NRCA, tidak bisa berharap banyak akan bertumbuh dalam waktu dekat.
Namun berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah, kita tidak dapat menemukan penawaran terbaik disaat kinerja perusahaan membaik. penawaran terbaik ada pada saat kinerja perusahaan memburuk untuk jangka pendek dan nikmati kenaikannya di saat kinerja perusahaan pulih. SSIA sedang mengumpulkan landbank didaerah subang untuk kawasan industri baru, dengan masuknya dana tax amnesty ke indonesia dampaknya baru dirasa tahun depan. jadi untuk saat ini penurunan harga pada SSIA menurut saya adalah kesempatan untuk menambah bobot porto. semakin murah, semakin menarik untuk di koleksi.

happy investing, disclaimer on.
investasi adalah bentuk tanggung jawab pribadi.

2016-10-10

Saatnya pengaturan ulang benih

Melihat bobot saham basic industry yang cukup besar dan peluang pertumbuhan pada emiten konstruksi dan properti. Sepertinya ini saat yang tepat untuk mengatur ulang proporsi emiten yang saya pegang. SSIA sebagai emiten konstruksi property yang berada dalam tekanan jual masih layak untuk dikoleksi. INTP sebagai basic industry yang saya pegang pertumbuhannya tidak terlalu significant disamping itu saya ada koleksi saham SMGR juga sebagai porsi basic industry.
Ini saatnya untuk mengganti porsi INTP ke SSIA. Setelah kemarinnya sempat menambah bobot WIIM di harga 410 dan sekarang sudah mencapai harga 500 rasanya sekarang memang saat yang tepat untuk pengaturan ulang proporsi saham.

INTP sudah di panen,
SMGR juga sudah dipanen sebagian meskipun masih terlalu dini dan belum terasa,
MPPA sudah cukup matang untuk di panen.

Sebagai penukaran bobot SSIA ditambah dan masuk emiten baru MAIN ( malindo ) sebagai porsi saham consumer goods pada portfolio. Secara valuasi MAIN masih terasa murah dibandingkan dengan JPFA dan CPIN kenaikan MAIN masih terlambat.







Happy investing. disclaimer on.