2016 saatnya menerapkan ilmu investasi dan pengalaman yang sudah didapat dari 2013 sampai 2015.
beberapa tips yang perlu diperhatikan.
1. Pilih Saham yang liquid untuk hasil investasi yang lebih cepat. Saham yang bagus tapi tidak liquid meskipun naik tapi sulit untuk di cairkan, kecuali untuk disimpan dalam jangka waktu 10 tahun atau lebih dan hanya menikmati hasil deviden.
2. Pukul pada saat yang tepat. Tidak setiap umpan harus dipukul, tunggu moment yang tepat untuk memukul keras pada saham yang bagus. Semakin murah harga saham semakin besar margin of safety. semakin panik pasar semakin baik.
3. Jangan ragu untuk pindah porto atau cut loss pada saham yang kinerjanya turun.
4. Bongkar setengah muatan porto jika saham pilihan menembus support dan isi kembali pada harga yang lebih murah.
5. Sabar menunggu, pukul pada saat yang benar-benar tepat.
6. Jual pada saat saham berharga mahal bukan berharga wajar.
7. kendalikan emosi karena pasar saham bukan memilih siapa yang pintar tapi siapa yang sabar dan tidak dipermainkan emosi.
2016-01-02
2015-07-18
Membeli Perusahaan Tbk untuk Berinventasi.
Dalam catatan saya bulan februari dan april 2014 sudah dijelaskan mengenai cara menggunakan kartu kredit untuk berinvestasi saham dan deviden perusahaan untuk dana pensiun tambahan. Nah pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan sedikit bagaimana cara memilih perusahaan Tbk untuk berinvestasi.
Membeli saham sama dengan membeli sebuah perusahaan jadi yang perlu kita analisa adalah perusahaannya bukan pergerakan sahamnya. Harga saham bergerak semaunya mengikuti pasar dan tidak bisa ditebak, ketika pasar sedang panik sebuah perusahaan dapat dijual dengan sangat murah, dilain waktu pada saat euforia perusahaan dapat dijual sangat mahal bahkan dengan harga tidak masuk akal.
ok bagaimana kita mengetahui sebuah perusahaan Dijual murah atau mahal.
Baik sekarang saya bicara analogi sederhananya, ketika anda ditawarkan sebuah franchise pasti anda bertanya berapa tahun uang saya akan kembali / balik modal lalu akan diikuti pertanyaan lainnya apakah produk franchise tersebut bagus dan bakal laku keras bagaimana dengan resikonya dan pertanyaan lain-lainnya menyangkut franchise tersebut.
Berapa tahun uang saya akan kembali / balik modal, anda tentu ingin uang yang anda investasikan cepat balik modal. semakin cepat semakin baik dengan kata lain franchise tersebut murah, semakin lama uang anda balik modal semakin dinilai franchise tersebut mahal dan tidak menarik. Begitu juga dengan membeli perusahaan tbk berapa lama uang yang anda investasikan akan balik modal, semakin cepat semakin baik. lalu bagaimana teknis penilaian berapa lama sebuah perusahaan tbk akan balik modal.
pertama kita harus mencari tahu berapa kapitalisasi pasar sebuah perusahaan dengan rumus jumlah saham beredar X harga saham pada saat itu anda dapat melihatnya di laporan keuangan perusahaan untuk lebih mudah anda dapat langsung melihat di www.ipotnews.com pilih menu stock detail dan masukkan kode saham perusahaan tbk yang ingin anda analisa.
baik saya ambil contoh perusahaan semen indonesia dengan kode saham perusahaan SMGR pada hari ini 18 Juli 2015 harga saham SMGR Rp 11.575 dengan jumlah saham beredar 5,9 milliar lembar saham maka kapitalisasi market / harga perusahaan Semen indonesia adalah Rp 11.575 X 5,9Milliar = 68,263 Trilliun jadi sekali lagi saya tekankan harga untuk membeli perusahaan semen indonesia saat ini adalah 68,263 Trilliun.
lalu langkah selanjutnya adalah mencari tau berapa keuntungan bersih perusahaan setiap tahun melalui laporan keuangan perusahaan. keuntungan bersih semen indonesia pada tahun 2014 adalah 5,56Trilliun.
Maka secara kasar dengan tidak mempertimbangan faktor-faktor yang lain dapat ditarik kesimpulan dengan membeli sebuah perusahaan bernilai 68,263 Trilliun kita mendapatkan keuntungan 5,56 Trilliun setiap tahun atau kurang lebih 8,1% per tahun dan dibutuhkan waktu lebih dari 12 tahun untuk balik modal. Murah atau mahalkah? tergantung dari diri penilaian anda sendiri apakah anda berinvestasi untuk jangka waktu 20 tahun atau 10 tahun atau bahkan 5 tahun. jika tujuan anda berinvestasi untuk 5 tahun maka harga ini adalah mahal. jika anda berinvestasi untuk jangka waktu 10 tahun maka harga ini masih termasuk wajar. jika anda berinvestasi untuk jangka waktu 20 tahun maka harga ini adalah murah karena dalam jangka waktu 12 tahun sudah balik modal.
sampai disini anda dapat menilai secara kasar apakah perusahaan tersebut murah atau mahal, tentu saja ada pertimbangan lain yang dapat menambahkan atau mengurangi nilai suatu perusahaan. Penilaian diatas berlaku pada kondisi ideal dalam arti setiap tahun perusahaan dapat memberikan keuntungan yang sama, namun pada kenyataannya keuntungan bersih setiap perusahaan tidak selalu sama setiap tahun, kadang bertumbuh kadang berkurang. Ketika anda membeli franchise pun yang ditawarkan oleh penjual franchise adalah prediksi keuntungan bukan keuntungan nyata, masih terdapat resiko didalamnya. apalagi anda membeli sebuah perusahaan dengan nilai trilliun maka terdapat resiko juga didalamnya.
pertimbangan lain yang dapat dimasukkan ke dalam penilaian sebuah perusahaan adalah berapa hutang perusahaan. Perusahaan yang memiliki hutang dalam jumlah besar akan lebih beresiko dengan perusahaan yang tidak memiliki hutang atau perusahaan yang memiliki hutang dalam jumlah kecil. Disamping itu perusahaan dengan hutang yang besar akan membayar bunga hutang yang besar pula sehingga menggerus keuntungan bersih perusahaan.
faktor lain yang dapat ditambahkan sebagai pertimbangan adalah keuntungan bersih perusahaan dibandingkan pendapatan bahasa sederhananya jika dianalogikan dengan perusahaan perdagangan adalah Omzet perusahaan dengan keuntungan bersihnya. Sebuah perusahaan dagang dengan Omzet 10juta yang menghasilkan keuntungan bersih 5juta akan lebih menarik dibanding sebuah perusahaan dagang dengan Omzet 10juta yang menghasilkan keuntungan bersih 500rb. Data mengenai pendapatan dan keuntungan bersih perusahaan dapat anda lihat melalui laporan keuangan perusahaan.
kemudian pertimbangan lainnya adalah dari sisi industrinya sendiri, sebagai contoh perusahaan penghasil komoditas maka harga jualnya bergantung pada harga komoditas itu sendiri hal ini sangat sulit untuk dikendalikan. berbeda dengan perusahaan konsumsi seperti indomie, roti, susu, sabun, shampoo, dsb. harga produk tersebut lebih dikendalikan oleh perusahaan. oleh sebab itu perusahaan konsumsi umumnya bernilai jauh lebih mahal dibanding perusahaan komoditas.
baik anda sudah mengetahui bagaimana menilai sebuah perusahaan murah atau mahal. Lalu anda melakukan analisa terhadap perusahaan-perusahaan favorit anda dan mendapati pada kenyataannya banyak perusahaan dijual dengan waktu balik modal lebih dari 10 tahun bahkan ada yang sampai 40-50 tahun baru balik modal dengan kondisi yang ideal. Pada tahun 2015 ini Perusahaan yang baik dengan hutang kecil dan keuntungan bersih yang tinggi berbanding Omzet umumnya sudah dijual dengan harga yang mahal, dibutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk balik modal. Lalu bagaimana? jawabannya adalah TUNGGU.....
berinvestasi bukanlah berjudi anda tidak membeli dan menjual sebuah perusahaan dengan rentan waktu harian.
menurut saya pribadi berinvestasi membutuhkan waktu minimal 10 tahun jadi perusahaan dengan rentan waktu 5-10tahun untuk balik modal sudah saya anggap murah. Akan ada periode dimana pasar menilai sebuah perusahaan sangat murah umumnya ketika terjadi krisis moneter atau perusahaan sedang diterpa issue tidak baik. Market akan panik dan pemilik saham yang membeli dan menjual saham dalam rentan harian akan berebut keluar disitulah perusahaan bagus akan dinilai murah, pada moment itu anda boleh membeli perusahaan tersebut. Bagaimana Jika setelah membeli perusahaan tersebut nilainya semakin turun lagi? membeli perusahaan bukan tanpa resiko, sama seperti anda membeli sebuah franchise apakah penjual franchise berani menjamin 100% franchise memberi keuntungan?
keputusan ada ditangan anda sendiri, jika anda yakin perusahaan yang anda beli adalah perusahaan yang baik dengan infrastruktur yang kuat memberi keuntungan bersih yang tinggi, sebagai pemimpin pasar memiliki merk-merk ternama dan kuat serta memiliki hutang yang kecil maka saran saya tahan saham anda atau bahkan tambah porsi kepemilikan saham anda diharga yang lebih murah dan bersabarlah, biarkan pasar pulih karena harga perusahaan lambat laun akan mengikuti fundamental perusahaan dengan kata lain faktor-faktor diatas yang kita bahas.
Jangan Lupa juga dengan deviden perusahaan, anda dapat membaca mengenai deviden perusahaan pada catatan saya bulan april 2014.
Happy Investment.
disclaimer on, keputusan anda berinvestasi adalah tanggung jawab pribadi anda sendiri.
Membeli saham sama dengan membeli sebuah perusahaan jadi yang perlu kita analisa adalah perusahaannya bukan pergerakan sahamnya. Harga saham bergerak semaunya mengikuti pasar dan tidak bisa ditebak, ketika pasar sedang panik sebuah perusahaan dapat dijual dengan sangat murah, dilain waktu pada saat euforia perusahaan dapat dijual sangat mahal bahkan dengan harga tidak masuk akal.
ok bagaimana kita mengetahui sebuah perusahaan Dijual murah atau mahal.
Baik sekarang saya bicara analogi sederhananya, ketika anda ditawarkan sebuah franchise pasti anda bertanya berapa tahun uang saya akan kembali / balik modal lalu akan diikuti pertanyaan lainnya apakah produk franchise tersebut bagus dan bakal laku keras bagaimana dengan resikonya dan pertanyaan lain-lainnya menyangkut franchise tersebut.
Berapa tahun uang saya akan kembali / balik modal, anda tentu ingin uang yang anda investasikan cepat balik modal. semakin cepat semakin baik dengan kata lain franchise tersebut murah, semakin lama uang anda balik modal semakin dinilai franchise tersebut mahal dan tidak menarik. Begitu juga dengan membeli perusahaan tbk berapa lama uang yang anda investasikan akan balik modal, semakin cepat semakin baik. lalu bagaimana teknis penilaian berapa lama sebuah perusahaan tbk akan balik modal.
pertama kita harus mencari tahu berapa kapitalisasi pasar sebuah perusahaan dengan rumus jumlah saham beredar X harga saham pada saat itu anda dapat melihatnya di laporan keuangan perusahaan untuk lebih mudah anda dapat langsung melihat di www.ipotnews.com pilih menu stock detail dan masukkan kode saham perusahaan tbk yang ingin anda analisa.
baik saya ambil contoh perusahaan semen indonesia dengan kode saham perusahaan SMGR pada hari ini 18 Juli 2015 harga saham SMGR Rp 11.575 dengan jumlah saham beredar 5,9 milliar lembar saham maka kapitalisasi market / harga perusahaan Semen indonesia adalah Rp 11.575 X 5,9Milliar = 68,263 Trilliun jadi sekali lagi saya tekankan harga untuk membeli perusahaan semen indonesia saat ini adalah 68,263 Trilliun.
lalu langkah selanjutnya adalah mencari tau berapa keuntungan bersih perusahaan setiap tahun melalui laporan keuangan perusahaan. keuntungan bersih semen indonesia pada tahun 2014 adalah 5,56Trilliun.
Maka secara kasar dengan tidak mempertimbangan faktor-faktor yang lain dapat ditarik kesimpulan dengan membeli sebuah perusahaan bernilai 68,263 Trilliun kita mendapatkan keuntungan 5,56 Trilliun setiap tahun atau kurang lebih 8,1% per tahun dan dibutuhkan waktu lebih dari 12 tahun untuk balik modal. Murah atau mahalkah? tergantung dari diri penilaian anda sendiri apakah anda berinvestasi untuk jangka waktu 20 tahun atau 10 tahun atau bahkan 5 tahun. jika tujuan anda berinvestasi untuk 5 tahun maka harga ini adalah mahal. jika anda berinvestasi untuk jangka waktu 10 tahun maka harga ini masih termasuk wajar. jika anda berinvestasi untuk jangka waktu 20 tahun maka harga ini adalah murah karena dalam jangka waktu 12 tahun sudah balik modal.
sampai disini anda dapat menilai secara kasar apakah perusahaan tersebut murah atau mahal, tentu saja ada pertimbangan lain yang dapat menambahkan atau mengurangi nilai suatu perusahaan. Penilaian diatas berlaku pada kondisi ideal dalam arti setiap tahun perusahaan dapat memberikan keuntungan yang sama, namun pada kenyataannya keuntungan bersih setiap perusahaan tidak selalu sama setiap tahun, kadang bertumbuh kadang berkurang. Ketika anda membeli franchise pun yang ditawarkan oleh penjual franchise adalah prediksi keuntungan bukan keuntungan nyata, masih terdapat resiko didalamnya. apalagi anda membeli sebuah perusahaan dengan nilai trilliun maka terdapat resiko juga didalamnya.
pertimbangan lain yang dapat dimasukkan ke dalam penilaian sebuah perusahaan adalah berapa hutang perusahaan. Perusahaan yang memiliki hutang dalam jumlah besar akan lebih beresiko dengan perusahaan yang tidak memiliki hutang atau perusahaan yang memiliki hutang dalam jumlah kecil. Disamping itu perusahaan dengan hutang yang besar akan membayar bunga hutang yang besar pula sehingga menggerus keuntungan bersih perusahaan.
faktor lain yang dapat ditambahkan sebagai pertimbangan adalah keuntungan bersih perusahaan dibandingkan pendapatan bahasa sederhananya jika dianalogikan dengan perusahaan perdagangan adalah Omzet perusahaan dengan keuntungan bersihnya. Sebuah perusahaan dagang dengan Omzet 10juta yang menghasilkan keuntungan bersih 5juta akan lebih menarik dibanding sebuah perusahaan dagang dengan Omzet 10juta yang menghasilkan keuntungan bersih 500rb. Data mengenai pendapatan dan keuntungan bersih perusahaan dapat anda lihat melalui laporan keuangan perusahaan.
kemudian pertimbangan lainnya adalah dari sisi industrinya sendiri, sebagai contoh perusahaan penghasil komoditas maka harga jualnya bergantung pada harga komoditas itu sendiri hal ini sangat sulit untuk dikendalikan. berbeda dengan perusahaan konsumsi seperti indomie, roti, susu, sabun, shampoo, dsb. harga produk tersebut lebih dikendalikan oleh perusahaan. oleh sebab itu perusahaan konsumsi umumnya bernilai jauh lebih mahal dibanding perusahaan komoditas.
baik anda sudah mengetahui bagaimana menilai sebuah perusahaan murah atau mahal. Lalu anda melakukan analisa terhadap perusahaan-perusahaan favorit anda dan mendapati pada kenyataannya banyak perusahaan dijual dengan waktu balik modal lebih dari 10 tahun bahkan ada yang sampai 40-50 tahun baru balik modal dengan kondisi yang ideal. Pada tahun 2015 ini Perusahaan yang baik dengan hutang kecil dan keuntungan bersih yang tinggi berbanding Omzet umumnya sudah dijual dengan harga yang mahal, dibutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk balik modal. Lalu bagaimana? jawabannya adalah TUNGGU.....
berinvestasi bukanlah berjudi anda tidak membeli dan menjual sebuah perusahaan dengan rentan waktu harian.
menurut saya pribadi berinvestasi membutuhkan waktu minimal 10 tahun jadi perusahaan dengan rentan waktu 5-10tahun untuk balik modal sudah saya anggap murah. Akan ada periode dimana pasar menilai sebuah perusahaan sangat murah umumnya ketika terjadi krisis moneter atau perusahaan sedang diterpa issue tidak baik. Market akan panik dan pemilik saham yang membeli dan menjual saham dalam rentan harian akan berebut keluar disitulah perusahaan bagus akan dinilai murah, pada moment itu anda boleh membeli perusahaan tersebut. Bagaimana Jika setelah membeli perusahaan tersebut nilainya semakin turun lagi? membeli perusahaan bukan tanpa resiko, sama seperti anda membeli sebuah franchise apakah penjual franchise berani menjamin 100% franchise memberi keuntungan?
keputusan ada ditangan anda sendiri, jika anda yakin perusahaan yang anda beli adalah perusahaan yang baik dengan infrastruktur yang kuat memberi keuntungan bersih yang tinggi, sebagai pemimpin pasar memiliki merk-merk ternama dan kuat serta memiliki hutang yang kecil maka saran saya tahan saham anda atau bahkan tambah porsi kepemilikan saham anda diharga yang lebih murah dan bersabarlah, biarkan pasar pulih karena harga perusahaan lambat laun akan mengikuti fundamental perusahaan dengan kata lain faktor-faktor diatas yang kita bahas.
Jangan Lupa juga dengan deviden perusahaan, anda dapat membaca mengenai deviden perusahaan pada catatan saya bulan april 2014.
Happy Investment.
disclaimer on, keputusan anda berinvestasi adalah tanggung jawab pribadi anda sendiri.
2014-04-09
Deviden Perusahaan Untuk Dana tambahan pensiun.
Hi sobat, kali ini saya berniat untuk memberikan tips mendapatkan passive income melalui perusahaan-perusahaan tbk disaat kita pensiun ( tidak melakukan kegiatan aktif untuk mengumpulkan uang )
Sudahkah anda merencanakan dana pensiun anda?
umur berapa anda akan pensiun dan berapa jumlah tabungan yang ingin anda miliki disaat pensiun?
berapa biaya hidup anda setiap bulan disaat anda pensiun nanti?
memiliki tabungan disaat kita pensiun adalah baik. Namun memiliki tabungan saja tidak cukup karena disaat kita pensiun biaya hidup akan semakin tinggi dikarenakan inflasi. bunga yang didapat dari tabungan akan sulit untuk menyaingi besarnya inflasi.
saya berikan contoh paling sederhana, tahun 1994 harga tiket bioskop paling mewah saat itu hanya Rp 3.000 tahun 2014 harga tiket bioskop sudah Rp 20.000 artinya dalam 20 tahun biaya nonton bioskop sudah naik hampir 7x lipat. uang yang anda miliki sekarang nilainya disaat 20 tahun mendatang akan lebih kecil. maka bunga tabungan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup disaat anda pensiun nanti. Dengan demikian tabungan pokok anda akan terpakai untuk memenuhi biaya hidup dan dengan terpakainya pokok tabungan anda maka bunga tabungan yang anda dapatkan dibulan berikutnya akan semakin berkurang.
apabila anda berencana untuk pensiun umur 65th maka dengan usia harapan hidup 80th anda masih harus menanggung biaya hidup selama 15 tahun dengan hasil tabungan anda semasa bekerja dulu, perhitungkanlah dengan baik berapa dana yang harus anda sediakan untuk dana pensiun anda.
sampai disini saya harap anda setuju dengan saya bahwa dana pensiun harus dipersiapkan sekarang juga karena biaya hidup yang semakin tinggi setiap tahun disebabkan inflasi.
lalu bagaimana mensiasati biaya hidup yang semakin tinggi disaat kita pensiun nanti? beberapa orang akan tetap bekerja seumur hidupnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ( tragis ). sebagian lagi mulai bekerja ekstra keras untuk menambah penghasilannya agar dana yang di tabung lebih banyak. Mereka yang cerdas secara financial akan mulai memperbanyak passive income semenjak dini. passive income adalah penghasilan yang anda dapatkan tanpa anda harus melakukan aktivitas bekerja misalnya bunga deposito bank, bunga tabungan bank, memiliki kost-kostan, rental mobil, franchise usaha, reksadana, saham, dll.
memiliki kost-kostan dan rental mobil membutuhkan modal yang sangat tinggi. beberapa orang dengan penghasilan seadanya sulit untuk berinvestasi di bidang ini karena dana yang dimiliki terbatas, termasuk saya :D
franchise usaha sebagian membutuhkan modal yang besar dan sebagian cukup dengan modal yang kecil nah ini anda boleh pelajari. sya tidak membahas mengenai franchise usaha pada kesempatan ini, mungkin dilain kesempatan saya akan membahas tentang ini.
reksadana dan saham, dengan peraturan baru yang dikeluarkan tahun 2014 1lot = 100 lembar saham maka dengan dana Rp 5.000 anda sudah dapat berinvestasi di saham yang harganya Rp 50. nah ini menarik dengan modal yang kecil kita sulit dapat berinvestasi untuk mendapatkan passive income disaat kita pensiun nanti.
ok, sampai disini saya jelaskan terlebih dahulu mengenai saham. saham dikeluarkan oleh perusahaan sebagai bukti bahwa kita memiliki bagian dari perusahaan tersebut. jadi apabila perusahaan mendapatkan keuntungan dari hasil usahanya maka kita berhak mendapatkan bagian, namun beberapa perusahaan akan tetap menahan keuntungan tersebut dengan alasan untuk tambahan modal ekspansi perusahaan dan beberapa perusahaan yang lain dengan baik hati akan membagi keuntungannya kepada pemilik saham.
Asik khan kita menitipkan uang di perusahaan melalui saham dan apabila perusahaan mendapatkan keuntungan kita akan di beri bagian keuntungan tersebut tanpa kita perlu terlibat langsung di dalam perusahaan. Namun resiko terberatnya apabila perusahaan terus merugi dan akhirnya menyatakan bankrupt maka dana yang anda titipkan melalui saham akan hilang. nah sampai disini anda sudah mengenal saham dan mengetahui resikonya.
Perusahaan yang sehat keuangannya dengan managemen yang baik setiap tahun akan membagikan keuntungannya kepada pemilik sahamnya dengan porsi tertentu misalnya 50% dari keuntungan /tahun ini yang disebut deviden. jadi kalau anda mendengar istilah perusahaan membagi deviden kepada pemegang saham sama artinya dengan perusahaan membagikan keuntungan tahunannya kepada pemilik saham. ok deviden ini yang akan saya bahas sebagai tambahan passive income untuk dana pensiun kita nanti.
saya akan berikan contoh nyata supaya lebih mudah dipahami.
katakan anda membeli perusahan semen indonesia dengan kode saham SMGR sebanyak 1lot ( 100 lembar )
pada januari 2014 harga saham SMGR Rp 14.500/lembar. maka dana yang anda butuhkan sebesar 1,45jt.
SMGR akan membagikan deviden ditahun 2014 sebesar Rp 407 /lembar saham maka anda akan mendapatkan dana sebesar Rp 40.700 dari modal sebesar 1.45jt yang anda simpan, sekitar 2,8% nilai ini lebih besar dibandingkan anda menyimpan uang di tabungan bank yang bunganya tahun 2014 ini rata-rata 1% /thn.
namun apabila anda membeli perusahaan semen indonesia tahun 2004 ( 10 tahun yang lalu ) harga saham SMGR januari 2004 adalah Rp 785/lembar. maka dengan modal yang sama 1.45jt anda dapat membeli 1847 lembar saham kita bulatkan saja menjadi 18 lot. maka dengan 18lot anda akan mendapatkan deviden sebesar 1800 X Rp 407 = Rp 732.600 sekitar 50% dari modal 1.45jt yang anda simpan tahun 2004. hehe asik bukan, dengan berinvestasi sebesar 1.45jt ditahun 2004 maka tahun 2014 kita sudah mendapatkan passive income sebesar 50% dari dana yang kita simpan. ini belum termasuk kenaikan harga saham semen indonesia dari Rp 785/lembar tahun 2004 menjadi Rp 14.500/lembar tahun 2014 yang dibagikan perusahaan adalah keuntungannya, uang pokok yang anda gunakan untuk membeli saham masih ada.
kita ambil contoh lain perusahaan unilever yang produknya anda pakai sehari-hari.
tahun 2013 unilever dengan kode saham UNVR membagikan deviden sebesar Rp 664/lembar
januari 2013 harga saham unilever Rp 21.850/lembar dengan deviden sebesar Rp 664/lembar maka anda mendapatkan keuntungan sekitar 3%.
namun januari 2004 harga saham unilever dengan kode saham UNVR adalah Rp 3.825/lembar jadi apabila anda membeli perusahaan unilever tahun 2004 maka tahun 2013 anda mendapatkan keuntungan sekitar 17%/th lumayan untuk tambahan biaya hidup dengan bunga deposito tahun 2014 yang hanya 6-7% saja. ini diluar dari kenaikan harga uniliver Rp 3.825/lembar menjadi Rp 21.850/lembar
jadi apabila anda membeli perusahaan tahun 2014 kita anggap ini sebagai investasi kita 20-30 tahun mendatang untuk mendapatkan passive income disaat kita pensiun tahun 2034 - 2044.
Penjelasan yang saya berikan diatas mudah-mudahan membuka mata teman-teman dan mulai berinvestasi sekarang juga untuk mempersiapkan dana pensiun salah satu alternatifnya dengan membeli perusahaan. Ingat jangan masukkan semua dana anda dalam 1 keranjang, karena membeli perusahaan bukan tanpa resiko.
apabila anda ingin tau bagaimana cara berinvestasi dengan membeli perusahaan dapat menghubungi saya di email peterwitono@gmail.com atau pin bb 2A779809 saya akan menjelaskan bagaimana caranya membeli perusahaan, free tanpa biaya.
Sudahkah anda merencanakan dana pensiun anda?
umur berapa anda akan pensiun dan berapa jumlah tabungan yang ingin anda miliki disaat pensiun?
berapa biaya hidup anda setiap bulan disaat anda pensiun nanti?
memiliki tabungan disaat kita pensiun adalah baik. Namun memiliki tabungan saja tidak cukup karena disaat kita pensiun biaya hidup akan semakin tinggi dikarenakan inflasi. bunga yang didapat dari tabungan akan sulit untuk menyaingi besarnya inflasi.
saya berikan contoh paling sederhana, tahun 1994 harga tiket bioskop paling mewah saat itu hanya Rp 3.000 tahun 2014 harga tiket bioskop sudah Rp 20.000 artinya dalam 20 tahun biaya nonton bioskop sudah naik hampir 7x lipat. uang yang anda miliki sekarang nilainya disaat 20 tahun mendatang akan lebih kecil. maka bunga tabungan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup disaat anda pensiun nanti. Dengan demikian tabungan pokok anda akan terpakai untuk memenuhi biaya hidup dan dengan terpakainya pokok tabungan anda maka bunga tabungan yang anda dapatkan dibulan berikutnya akan semakin berkurang.
apabila anda berencana untuk pensiun umur 65th maka dengan usia harapan hidup 80th anda masih harus menanggung biaya hidup selama 15 tahun dengan hasil tabungan anda semasa bekerja dulu, perhitungkanlah dengan baik berapa dana yang harus anda sediakan untuk dana pensiun anda.
sampai disini saya harap anda setuju dengan saya bahwa dana pensiun harus dipersiapkan sekarang juga karena biaya hidup yang semakin tinggi setiap tahun disebabkan inflasi.
lalu bagaimana mensiasati biaya hidup yang semakin tinggi disaat kita pensiun nanti? beberapa orang akan tetap bekerja seumur hidupnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya ( tragis ). sebagian lagi mulai bekerja ekstra keras untuk menambah penghasilannya agar dana yang di tabung lebih banyak. Mereka yang cerdas secara financial akan mulai memperbanyak passive income semenjak dini. passive income adalah penghasilan yang anda dapatkan tanpa anda harus melakukan aktivitas bekerja misalnya bunga deposito bank, bunga tabungan bank, memiliki kost-kostan, rental mobil, franchise usaha, reksadana, saham, dll.
memiliki kost-kostan dan rental mobil membutuhkan modal yang sangat tinggi. beberapa orang dengan penghasilan seadanya sulit untuk berinvestasi di bidang ini karena dana yang dimiliki terbatas, termasuk saya :D
franchise usaha sebagian membutuhkan modal yang besar dan sebagian cukup dengan modal yang kecil nah ini anda boleh pelajari. sya tidak membahas mengenai franchise usaha pada kesempatan ini, mungkin dilain kesempatan saya akan membahas tentang ini.
reksadana dan saham, dengan peraturan baru yang dikeluarkan tahun 2014 1lot = 100 lembar saham maka dengan dana Rp 5.000 anda sudah dapat berinvestasi di saham yang harganya Rp 50. nah ini menarik dengan modal yang kecil kita sulit dapat berinvestasi untuk mendapatkan passive income disaat kita pensiun nanti.
ok, sampai disini saya jelaskan terlebih dahulu mengenai saham. saham dikeluarkan oleh perusahaan sebagai bukti bahwa kita memiliki bagian dari perusahaan tersebut. jadi apabila perusahaan mendapatkan keuntungan dari hasil usahanya maka kita berhak mendapatkan bagian, namun beberapa perusahaan akan tetap menahan keuntungan tersebut dengan alasan untuk tambahan modal ekspansi perusahaan dan beberapa perusahaan yang lain dengan baik hati akan membagi keuntungannya kepada pemilik saham.
Asik khan kita menitipkan uang di perusahaan melalui saham dan apabila perusahaan mendapatkan keuntungan kita akan di beri bagian keuntungan tersebut tanpa kita perlu terlibat langsung di dalam perusahaan. Namun resiko terberatnya apabila perusahaan terus merugi dan akhirnya menyatakan bankrupt maka dana yang anda titipkan melalui saham akan hilang. nah sampai disini anda sudah mengenal saham dan mengetahui resikonya.
Perusahaan yang sehat keuangannya dengan managemen yang baik setiap tahun akan membagikan keuntungannya kepada pemilik sahamnya dengan porsi tertentu misalnya 50% dari keuntungan /tahun ini yang disebut deviden. jadi kalau anda mendengar istilah perusahaan membagi deviden kepada pemegang saham sama artinya dengan perusahaan membagikan keuntungan tahunannya kepada pemilik saham. ok deviden ini yang akan saya bahas sebagai tambahan passive income untuk dana pensiun kita nanti.
saya akan berikan contoh nyata supaya lebih mudah dipahami.
katakan anda membeli perusahan semen indonesia dengan kode saham SMGR sebanyak 1lot ( 100 lembar )
pada januari 2014 harga saham SMGR Rp 14.500/lembar. maka dana yang anda butuhkan sebesar 1,45jt.
SMGR akan membagikan deviden ditahun 2014 sebesar Rp 407 /lembar saham maka anda akan mendapatkan dana sebesar Rp 40.700 dari modal sebesar 1.45jt yang anda simpan, sekitar 2,8% nilai ini lebih besar dibandingkan anda menyimpan uang di tabungan bank yang bunganya tahun 2014 ini rata-rata 1% /thn.
namun apabila anda membeli perusahaan semen indonesia tahun 2004 ( 10 tahun yang lalu ) harga saham SMGR januari 2004 adalah Rp 785/lembar. maka dengan modal yang sama 1.45jt anda dapat membeli 1847 lembar saham kita bulatkan saja menjadi 18 lot. maka dengan 18lot anda akan mendapatkan deviden sebesar 1800 X Rp 407 = Rp 732.600 sekitar 50% dari modal 1.45jt yang anda simpan tahun 2004. hehe asik bukan, dengan berinvestasi sebesar 1.45jt ditahun 2004 maka tahun 2014 kita sudah mendapatkan passive income sebesar 50% dari dana yang kita simpan. ini belum termasuk kenaikan harga saham semen indonesia dari Rp 785/lembar tahun 2004 menjadi Rp 14.500/lembar tahun 2014 yang dibagikan perusahaan adalah keuntungannya, uang pokok yang anda gunakan untuk membeli saham masih ada.
kita ambil contoh lain perusahaan unilever yang produknya anda pakai sehari-hari.
tahun 2013 unilever dengan kode saham UNVR membagikan deviden sebesar Rp 664/lembar
januari 2013 harga saham unilever Rp 21.850/lembar dengan deviden sebesar Rp 664/lembar maka anda mendapatkan keuntungan sekitar 3%.
namun januari 2004 harga saham unilever dengan kode saham UNVR adalah Rp 3.825/lembar jadi apabila anda membeli perusahaan unilever tahun 2004 maka tahun 2013 anda mendapatkan keuntungan sekitar 17%/th lumayan untuk tambahan biaya hidup dengan bunga deposito tahun 2014 yang hanya 6-7% saja. ini diluar dari kenaikan harga uniliver Rp 3.825/lembar menjadi Rp 21.850/lembar
jadi apabila anda membeli perusahaan tahun 2014 kita anggap ini sebagai investasi kita 20-30 tahun mendatang untuk mendapatkan passive income disaat kita pensiun tahun 2034 - 2044.
Penjelasan yang saya berikan diatas mudah-mudahan membuka mata teman-teman dan mulai berinvestasi sekarang juga untuk mempersiapkan dana pensiun salah satu alternatifnya dengan membeli perusahaan. Ingat jangan masukkan semua dana anda dalam 1 keranjang, karena membeli perusahaan bukan tanpa resiko.
apabila anda ingin tau bagaimana cara berinvestasi dengan membeli perusahaan dapat menghubungi saya di email peterwitono@gmail.com atau pin bb 2A779809 saya akan menjelaskan bagaimana caranya membeli perusahaan, free tanpa biaya.
2014-02-23
Manfaat Kartu Kredit untuk Investasi saham. Khusus dibaca untuk Investor
Hi kawan-kawan, buat yang sudah mengenal investasi dibidang saham mungkin judul diatas terdengar ekstrim karena syarat utama investasi dibidang saham adalah dana sisa atau kelebihan dana bulanan yang tidak terpakai. Sedangkan kartu kredit memberikan bunga pinjaman yang sangat besar setiap bulan. Buat kawan-kawan yang belum mengenal investasi saham akan terdengar lebih gila lagi karena bagi kawan-kawan saham adalah berjudi dan untuk berjudi menggunakan uang pinjaman dari kartu kredit dengan bunga yang sangat tinggi adalah jalan pintas menuju kehancuran.
Nah disini saya akan memberikan ulasan sedikit mengenai investasi dibidang saham supaya kawan-kawan mengenal apa itu saham. Saham sebetulnya adalah sebuah bentuk investasi jangka menengah panjang yang harus disimpan paling tidak 10th mengapa demikian karena sepanjang sejarah pergerakan saham, berapapun nilai saham yang kita beli saat ini akan memberikan return sekurang-kurangnya 0% setelah 5thn dan dapat dipastikan setelah 10th akan memberikan keuntungan memang tidak semua saham akan memberikan keuntungan beberapa diantaranya malah bangkrut perusahaannya oleh sebab itu didalam membeli saham sebuah perusahaan kita harus kenali perusahaanya terlebih dahulu. beberapa diantaranya :
1. perusahaan selalu mencatat kenaikan pendapatan setiap tahunnya sekurang-kurangnya selama 5 tahun kebelakang
2. perusahaan mempunyai hutang jangka panjang yang sedikit, karena perusahaan yang banyak berhutang akan mudah bangkrut disaat krisis ekonomi terjadi.
3. perusahaan selalu mencetak ROE dan ROA minimal 2 digit setiap tahunnya.
4. perusahaan mempunyai keunggulan pasar yang sulit ditiru perusahaan kompetitor atau perusahaan menguasai market.
5. perusahaan tidak memerlukan dana banyak untuk melakukan inovasi karena perusahaan yang selalu membutuhkan biaya yang banyak untuk inovasi akan membuat cash perusahaan selalu tersedot dan tidak ada kesempatan untuk melebarkan sayap perusahaan.
nah itu beberapa tips mencari perusahaan yang baik.
ok sekarang kita kembali membicarakan saham. dengan ulasan diatas maka bagi kawan-kawan yang ingin berinvestasi di bidang saham harus disiplin tidak menjual sahamnya selama minimal 5thn. sebenarnya cara yang paling baik untuk berinvestasi di saham adalah kita rutin membeli saham yang sama setiap bulan.
misalnya kita beli saham A dengan harga Rp 1000 sebanyak 100lbr
Bulan ke 2 harga saham turun menjadi Rp 800. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
Bulan ke 3 harga saham turun menjadi Rp 600. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
Bulan ke 4 harga saham turun menjadi Rp 400. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
nah biasanya untuk mereka yang tidak disiplin dan komitmen didalam berinvestasi saham pasti langsung menjual sahamnya karena dalam 3 bulan sudah turun 60% dari Rp 1000 menjadi Rp 400 atau bahkan tinggal Rp 100. disinilah diperlukan komitmen anda bahwa anda membeli sebuah perusahaan bukan membeli lembaran saham saja. sebuah perusahaan yang baik akan mampu melewati krisis dan pada saat perekonomian pulih pendapatan perusahaan akan melejit karena berhasil selamat dari krisis ekonomi karena disaat krisis ekonomi perusahaan-perusahan buruk akan bangkrut sehingga mengurangi kompetisi.
jadi syarat utama dan penting didalam investasi saham adalah anda harus disiplin menabung setiap bulan bahkan ketika harga saham sudah jauh terpuruk.
tidak menjual saham selama minimal 10 tahun dan terakhir pilih perusahaan yang berkinerja baik dan memiliki keunggulan khusus dibanding kompetitornya kalau perlu pemimpin pasar dibidangnya.
saya berikan beberapa contoh perusahaan dan harga sahamnya dari titik tertinggi di bulan januari 2008 dimana IHSG(index gabungan semua harga saham perusahaan di rata-rata) bernilai 2830.
turun sampai titik terendah bulan oktober 2008 dimana IHSG bernilai 1089.
dan setelah 5 tahun pada januari 2013 dimana IHSG bernilai 4298.
JAN 2008-->OKT 2008-->JAN 2013
UNILEVER (UNVR) Rp 6.750--> Rp 7.700--> Rp 21.900
BANK BCA (BBCA) Rp 3.575--> Rp 2.900--> Rp 9.150
SEMEN GRESIK (SMGR) Rp 5.600--> Rp 1.825--> Rp 16.000
TELKOM (TLKM) Rp 1.980--> Rp 1.380--> Rp 1.800
BANK BRI (BBRI) Rp 3.675--> Rp 1.250--> Rp 7.100
dari contoh diatas dapat kita lihat 4 dari 5 contoh semuanya memberikan keuntungan setelah 5 tahun. apabila anda membeli perusahaan Telkom pada jan 2008 dengan nilai Rp 1.980 setelah 5 tahun dia akan mendekati titik awalnya yaitu Rp 1.800 namun apabila anda mengikuti disiplin menabung di saham setiap bulan maka anda berkesempatan membeli Telkom di harga Rp 1380 dan sudah memberikan keuntungan ditahun ke 5. Paling mengerikan sekaligus menggiurkan apabila anda membeli semen gresik di januari 2008 seharga Rp 5600 harga saham anda akan turun 67% pada oktober 2008 namun apabila anda tetap tahan dan tidak menjual saham smgr anda pada januari 2013 nilai saham anda sudah Rp 16.000 dan memberi keuntungan sebesar 185% dan apabila anda rutin menabung di saham setiap bulan, anda mempunyai kesempatan membeli di harga Rp 1.825 hehehe suatu keuntungan yang luar biasa 776%.
saya berikan harga kelima saham diatas pada januari 2003 ( rentang waktu 10 tahun )
UNVR Rp 1.845
BBCA Rp 1.212
SMGR Rp 760
TLKM Rp 745
BBRI Rp 525 ( dec 2003 )
dapat dilihat dari data diatas dalam rentang 10 tahun semua saham memiliki pengembalian yang + tidak ada saham yang rugi.
Jadi untuk kawan-kawan harap diingat investasi saham bukan untuk diperjualbelikan dalam rentang waktu kurang dari 10 tahun. ini hanya untuk orang-orang yang bermimpi untuk cepat kaya, lebih baik anda pergi ke las vegas dan berjudi disana. apabila anda memperjualbelikan saham dengan rentang harian atau intraday ( pagi beli saham sore jual saham ) ini jalan paling cepat menuju kebangkrutan keuangan anda. ini juga yang terjadi pada diri saya karena melakukan intraday trading selama Mei 2013 IHSG bernilai 5243 sampai agustus 2013 IHSG bernilai 3837. sekarang saya sudah merubah cara investasi saya dan lumayan beberapa saham yang minus sekarang sudah berbalik menguntungkan.
ok cukup sudah berbicara saham saya rasa anda sudah mulai mengenal SAHAM dan bagaimana berinvestasi di saham. sekarang kita berbicara kartu kredit. Ayo apa pendapat kawan-kawan tentang kartu kredit....... pasti identik dengan shopping dan jeratan hutang. bagi saya kartu kredit adalah dana cadangan yang tersedia untuk membantu investasi dan usaha bisa juga dijadikan sebagai alat mempermudah membayar tagihan listrik, air, telpon, asuransi, belanja kebutuhan bulanan, membeli bensin dll. Saya sendiri memiliki kartu kredit dari beberapa bank untuk mempermudah transaksi. apalagi kalau anda berjalan-jalan keluar negri kartu kredit sangat membantu karena anda tidak perlu membawa uang tunai banyak-banyak yang menimbulkan resiko hilang dicopet atau dirampok.
disamping itu kartu kredit terkadang memberi bonus tambahan atau diskon misalnya ketika membeli kebutuhan bulanan, beberapa produk akan diberi diskon tambahan atau beberapa retail akan memberikan bonus tambahan untuk kartu kredit tertentu. bahkan ketika makan di restoran, beberapa restoran memberi diskon untuk kartu kredit tertentu. nah disinilah manfaat yang kita ambil dari kartu kredit. jangan gunakan kartu kredit untuk berganti-ganti gadget atau membeli tas, baju, dompet, sepatu atau fashion yang harganya sampai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. atau untuk membeli paket liburan keluar negri yang harganya puluhan juta rupiah lalu kita bayarnya nyicil, wah ini adalah aliran paling cepat menuju kebangkrutan.
ok jadi sampai disini Manfaat Kartu Kredit bergantung pada pemakainya ada yang bisa memanfaatkan dan ada yang terjun bebas kedalam jeratan hutang istilahnya penggunaan kartu kredit adalah hutang produktif dan hutang konsumtif. selalu gunakan kartu kredit untuk hutang produktif.
nah kita tiba sudah pada paragraf utama yaitu memanfaatkan kartu kredit untuk investasi saham.
bagaimana caranya memanfaatkan kartu kredit untuk investasi saham?
belakangan ini banyak kartu kredit yang menawarkan instant cash dengan bunga 0.99%
artinya kalau kita mencairkan 10jt dari kartu kredit dan kita mencicil selama 12 bulan maka setiap bulan kita akan membayar sebesar Rp 932.333 /bln selama 12x jadi total bayar anda adalah Rp11.187.996 jadi anda kena bunga sebesar 12% per tahun ( pembulatan dari 11,87% ).
nah kalau anda mencicil selama 6 bulan maka setiap bulan anda membayar
Rp 1.765.666 /bulan selama 6x jadi total bayar anda adalah Rp 10.593.996 jadi anda kena bunga sebesar 6% per 6 bulan ( pembulatan dari 5,93% ). oh ya, ini adalah hitungan bebas dari nilai uang, tidak dihitung nilai net present value dari uang dan future value dari uang. sebagai orang awam perbankan saya hanya hitung berapa total uang yang saya keluarkan sampai cicilan lunas.
Kartu kredit kita gunakan untuk mencairkan dana yang akan kita tempatkan ke dalam saham yang kita investasikan selama minimal 10 tahun. memang ada biaya yang harus kita keluarkan tapi dengan demikian anda akan berdisiplin menabung setiap bulan karena kartu kredit akan menagih anda setiap bulan. untuk contoh diatas dana yang harus dibayarkan untuk membuat kita disiplin adalah 99rb/bulan ( bunga 0.99% yang dibebankan ) tergantung berapa bulan anda ingin mencicil, kalau 6 bulan ya anda akan kena biaya disiplin sebesar 99rb/bln selama 6 bulan. sesuaikan juga jumlah investasi anda dengan kekuatan cicilan anda, contoh diatas adalah untuk pencairan dana sebesar 10jt, bisa diatur misalnya hanya 6jt dan dicicil selama 6 bulan jadi setiap bulan anda mencicil sebesar Rp1.059.400 nah biaya disiplinnya adalah Rp 59.400 sebanyak 6x.
nah bagaimana kawan-kawan, mungkin ini ide gila tapi rasional untuk memaksa anda berdisiplin menabung dan sekaligus berinvestasi ingat kalau kita tidak dipaksa menabung kita cenderung menunda.
Dilihat dari statistik return selama 10 tahun apakah 12% biaya yang mahal untuk return yang dihasilkan?
selama 10 tahun
UNVR Rp 1.845 --> Rp 21.900
BBCA Rp 1.212 --> Rp 9.150
SMGR Rp 760 --> Rp 16.000
TLKM Rp 745 --> Rp 1.800
BBRI Rp 525 --> Rp 7.100
pertanyaannya kapan saat yang tepat untuk mulai berinvestasi? jawabannya adalah saat ini juga.
segera anda cari tahu mengenai cara membeli saham melalui perusahaan sekuritas, ada banyak perusahaan sekuritas saat ini di indonesia. dan gunakan kartu kredit anda untuk disiplin berinvestasi bukan disiplin konsumtif :D.
pesan saya untuk anda MEMBELI PERUSAHAAN BUKAN MEMBELI SAHAM jadi KENALI TERLEBIH DAHULU PERUSAHAAN YANG INGIN ANDA BELI pastikan perusahaan memiliki sejarah pertumbuhan yang baik sebelum membeli sahamnya dan komitmen tidak menjual perusahaan anda selama 10 tahun walaupun harga sahamnya terjun bebas.
Masa depan kesehatan keuangan anda ada ditangan anda sendiri, mulailah berinvestasi sekarang juga atau nilai uang anda akan dengan cepat dimakan oleh inflasi.
buku yang bagus sebagai referensi
1. adam kho. khusus untuk buku ini saya pribadi menyarankan hanya membaca sampai Bab 5 saja.
2. Jere jefferson
3. Warren Buffett
disclaimer on, tulisan diatas tidak menganjurkan untuk membeli satu saham tertentu. keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan sepenuhnya adalah tanggung jawab pembaca bukan tanggung jawab penulis.
Nah disini saya akan memberikan ulasan sedikit mengenai investasi dibidang saham supaya kawan-kawan mengenal apa itu saham. Saham sebetulnya adalah sebuah bentuk investasi jangka menengah panjang yang harus disimpan paling tidak 10th mengapa demikian karena sepanjang sejarah pergerakan saham, berapapun nilai saham yang kita beli saat ini akan memberikan return sekurang-kurangnya 0% setelah 5thn dan dapat dipastikan setelah 10th akan memberikan keuntungan memang tidak semua saham akan memberikan keuntungan beberapa diantaranya malah bangkrut perusahaannya oleh sebab itu didalam membeli saham sebuah perusahaan kita harus kenali perusahaanya terlebih dahulu. beberapa diantaranya :
1. perusahaan selalu mencatat kenaikan pendapatan setiap tahunnya sekurang-kurangnya selama 5 tahun kebelakang
2. perusahaan mempunyai hutang jangka panjang yang sedikit, karena perusahaan yang banyak berhutang akan mudah bangkrut disaat krisis ekonomi terjadi.
3. perusahaan selalu mencetak ROE dan ROA minimal 2 digit setiap tahunnya.
4. perusahaan mempunyai keunggulan pasar yang sulit ditiru perusahaan kompetitor atau perusahaan menguasai market.
5. perusahaan tidak memerlukan dana banyak untuk melakukan inovasi karena perusahaan yang selalu membutuhkan biaya yang banyak untuk inovasi akan membuat cash perusahaan selalu tersedot dan tidak ada kesempatan untuk melebarkan sayap perusahaan.
nah itu beberapa tips mencari perusahaan yang baik.
ok sekarang kita kembali membicarakan saham. dengan ulasan diatas maka bagi kawan-kawan yang ingin berinvestasi di bidang saham harus disiplin tidak menjual sahamnya selama minimal 5thn. sebenarnya cara yang paling baik untuk berinvestasi di saham adalah kita rutin membeli saham yang sama setiap bulan.
misalnya kita beli saham A dengan harga Rp 1000 sebanyak 100lbr
Bulan ke 2 harga saham turun menjadi Rp 800. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
Bulan ke 3 harga saham turun menjadi Rp 600. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
Bulan ke 4 harga saham turun menjadi Rp 400. kita tetap membeli sebanyak 100lbr
nah biasanya untuk mereka yang tidak disiplin dan komitmen didalam berinvestasi saham pasti langsung menjual sahamnya karena dalam 3 bulan sudah turun 60% dari Rp 1000 menjadi Rp 400 atau bahkan tinggal Rp 100. disinilah diperlukan komitmen anda bahwa anda membeli sebuah perusahaan bukan membeli lembaran saham saja. sebuah perusahaan yang baik akan mampu melewati krisis dan pada saat perekonomian pulih pendapatan perusahaan akan melejit karena berhasil selamat dari krisis ekonomi karena disaat krisis ekonomi perusahaan-perusahan buruk akan bangkrut sehingga mengurangi kompetisi.
jadi syarat utama dan penting didalam investasi saham adalah anda harus disiplin menabung setiap bulan bahkan ketika harga saham sudah jauh terpuruk.
tidak menjual saham selama minimal 10 tahun dan terakhir pilih perusahaan yang berkinerja baik dan memiliki keunggulan khusus dibanding kompetitornya kalau perlu pemimpin pasar dibidangnya.
saya berikan beberapa contoh perusahaan dan harga sahamnya dari titik tertinggi di bulan januari 2008 dimana IHSG(index gabungan semua harga saham perusahaan di rata-rata) bernilai 2830.
turun sampai titik terendah bulan oktober 2008 dimana IHSG bernilai 1089.
dan setelah 5 tahun pada januari 2013 dimana IHSG bernilai 4298.
JAN 2008-->OKT 2008-->JAN 2013
UNILEVER (UNVR) Rp 6.750--> Rp 7.700--> Rp 21.900
BANK BCA (BBCA) Rp 3.575--> Rp 2.900--> Rp 9.150
SEMEN GRESIK (SMGR) Rp 5.600--> Rp 1.825--> Rp 16.000
TELKOM (TLKM) Rp 1.980--> Rp 1.380--> Rp 1.800
BANK BRI (BBRI) Rp 3.675--> Rp 1.250--> Rp 7.100
dari contoh diatas dapat kita lihat 4 dari 5 contoh semuanya memberikan keuntungan setelah 5 tahun. apabila anda membeli perusahaan Telkom pada jan 2008 dengan nilai Rp 1.980 setelah 5 tahun dia akan mendekati titik awalnya yaitu Rp 1.800 namun apabila anda mengikuti disiplin menabung di saham setiap bulan maka anda berkesempatan membeli Telkom di harga Rp 1380 dan sudah memberikan keuntungan ditahun ke 5. Paling mengerikan sekaligus menggiurkan apabila anda membeli semen gresik di januari 2008 seharga Rp 5600 harga saham anda akan turun 67% pada oktober 2008 namun apabila anda tetap tahan dan tidak menjual saham smgr anda pada januari 2013 nilai saham anda sudah Rp 16.000 dan memberi keuntungan sebesar 185% dan apabila anda rutin menabung di saham setiap bulan, anda mempunyai kesempatan membeli di harga Rp 1.825 hehehe suatu keuntungan yang luar biasa 776%.
saya berikan harga kelima saham diatas pada januari 2003 ( rentang waktu 10 tahun )
UNVR Rp 1.845
BBCA Rp 1.212
SMGR Rp 760
TLKM Rp 745
BBRI Rp 525 ( dec 2003 )
dapat dilihat dari data diatas dalam rentang 10 tahun semua saham memiliki pengembalian yang + tidak ada saham yang rugi.
Jadi untuk kawan-kawan harap diingat investasi saham bukan untuk diperjualbelikan dalam rentang waktu kurang dari 10 tahun. ini hanya untuk orang-orang yang bermimpi untuk cepat kaya, lebih baik anda pergi ke las vegas dan berjudi disana. apabila anda memperjualbelikan saham dengan rentang harian atau intraday ( pagi beli saham sore jual saham ) ini jalan paling cepat menuju kebangkrutan keuangan anda. ini juga yang terjadi pada diri saya karena melakukan intraday trading selama Mei 2013 IHSG bernilai 5243 sampai agustus 2013 IHSG bernilai 3837. sekarang saya sudah merubah cara investasi saya dan lumayan beberapa saham yang minus sekarang sudah berbalik menguntungkan.
ok cukup sudah berbicara saham saya rasa anda sudah mulai mengenal SAHAM dan bagaimana berinvestasi di saham. sekarang kita berbicara kartu kredit. Ayo apa pendapat kawan-kawan tentang kartu kredit....... pasti identik dengan shopping dan jeratan hutang. bagi saya kartu kredit adalah dana cadangan yang tersedia untuk membantu investasi dan usaha bisa juga dijadikan sebagai alat mempermudah membayar tagihan listrik, air, telpon, asuransi, belanja kebutuhan bulanan, membeli bensin dll. Saya sendiri memiliki kartu kredit dari beberapa bank untuk mempermudah transaksi. apalagi kalau anda berjalan-jalan keluar negri kartu kredit sangat membantu karena anda tidak perlu membawa uang tunai banyak-banyak yang menimbulkan resiko hilang dicopet atau dirampok.
disamping itu kartu kredit terkadang memberi bonus tambahan atau diskon misalnya ketika membeli kebutuhan bulanan, beberapa produk akan diberi diskon tambahan atau beberapa retail akan memberikan bonus tambahan untuk kartu kredit tertentu. bahkan ketika makan di restoran, beberapa restoran memberi diskon untuk kartu kredit tertentu. nah disinilah manfaat yang kita ambil dari kartu kredit. jangan gunakan kartu kredit untuk berganti-ganti gadget atau membeli tas, baju, dompet, sepatu atau fashion yang harganya sampai jutaan bahkan puluhan juta rupiah. atau untuk membeli paket liburan keluar negri yang harganya puluhan juta rupiah lalu kita bayarnya nyicil, wah ini adalah aliran paling cepat menuju kebangkrutan.
ok jadi sampai disini Manfaat Kartu Kredit bergantung pada pemakainya ada yang bisa memanfaatkan dan ada yang terjun bebas kedalam jeratan hutang istilahnya penggunaan kartu kredit adalah hutang produktif dan hutang konsumtif. selalu gunakan kartu kredit untuk hutang produktif.
nah kita tiba sudah pada paragraf utama yaitu memanfaatkan kartu kredit untuk investasi saham.
bagaimana caranya memanfaatkan kartu kredit untuk investasi saham?
belakangan ini banyak kartu kredit yang menawarkan instant cash dengan bunga 0.99%
artinya kalau kita mencairkan 10jt dari kartu kredit dan kita mencicil selama 12 bulan maka setiap bulan kita akan membayar sebesar Rp 932.333 /bln selama 12x jadi total bayar anda adalah Rp11.187.996 jadi anda kena bunga sebesar 12% per tahun ( pembulatan dari 11,87% ).
nah kalau anda mencicil selama 6 bulan maka setiap bulan anda membayar
Rp 1.765.666 /bulan selama 6x jadi total bayar anda adalah Rp 10.593.996 jadi anda kena bunga sebesar 6% per 6 bulan ( pembulatan dari 5,93% ). oh ya, ini adalah hitungan bebas dari nilai uang, tidak dihitung nilai net present value dari uang dan future value dari uang. sebagai orang awam perbankan saya hanya hitung berapa total uang yang saya keluarkan sampai cicilan lunas.
Kartu kredit kita gunakan untuk mencairkan dana yang akan kita tempatkan ke dalam saham yang kita investasikan selama minimal 10 tahun. memang ada biaya yang harus kita keluarkan tapi dengan demikian anda akan berdisiplin menabung setiap bulan karena kartu kredit akan menagih anda setiap bulan. untuk contoh diatas dana yang harus dibayarkan untuk membuat kita disiplin adalah 99rb/bulan ( bunga 0.99% yang dibebankan ) tergantung berapa bulan anda ingin mencicil, kalau 6 bulan ya anda akan kena biaya disiplin sebesar 99rb/bln selama 6 bulan. sesuaikan juga jumlah investasi anda dengan kekuatan cicilan anda, contoh diatas adalah untuk pencairan dana sebesar 10jt, bisa diatur misalnya hanya 6jt dan dicicil selama 6 bulan jadi setiap bulan anda mencicil sebesar Rp1.059.400 nah biaya disiplinnya adalah Rp 59.400 sebanyak 6x.
nah bagaimana kawan-kawan, mungkin ini ide gila tapi rasional untuk memaksa anda berdisiplin menabung dan sekaligus berinvestasi ingat kalau kita tidak dipaksa menabung kita cenderung menunda.
Dilihat dari statistik return selama 10 tahun apakah 12% biaya yang mahal untuk return yang dihasilkan?
selama 10 tahun
UNVR Rp 1.845 --> Rp 21.900
BBCA Rp 1.212 --> Rp 9.150
SMGR Rp 760 --> Rp 16.000
TLKM Rp 745 --> Rp 1.800
BBRI Rp 525 --> Rp 7.100
pertanyaannya kapan saat yang tepat untuk mulai berinvestasi? jawabannya adalah saat ini juga.
segera anda cari tahu mengenai cara membeli saham melalui perusahaan sekuritas, ada banyak perusahaan sekuritas saat ini di indonesia. dan gunakan kartu kredit anda untuk disiplin berinvestasi bukan disiplin konsumtif :D.
pesan saya untuk anda MEMBELI PERUSAHAAN BUKAN MEMBELI SAHAM jadi KENALI TERLEBIH DAHULU PERUSAHAAN YANG INGIN ANDA BELI pastikan perusahaan memiliki sejarah pertumbuhan yang baik sebelum membeli sahamnya dan komitmen tidak menjual perusahaan anda selama 10 tahun walaupun harga sahamnya terjun bebas.
Masa depan kesehatan keuangan anda ada ditangan anda sendiri, mulailah berinvestasi sekarang juga atau nilai uang anda akan dengan cepat dimakan oleh inflasi.
buku yang bagus sebagai referensi
1. adam kho. khusus untuk buku ini saya pribadi menyarankan hanya membaca sampai Bab 5 saja.
2. Jere jefferson
3. Warren Buffett
disclaimer on, tulisan diatas tidak menganjurkan untuk membeli satu saham tertentu. keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan sepenuhnya adalah tanggung jawab pembaca bukan tanggung jawab penulis.
Pentingnya menentukan Target yang spesifik dan terukur untuk menjamin keberhasilan
Selamat siang sobat, Cerita mengenai pentingnya target yang spesifik dan terukur.
ketika pertama kalinya paul menghadiri program pelatihan saya,
ia mengatakan kariernya terkesan mandek setelah menekuni
profesinya itu selama bertahun-tahun.
paul mengatakan, " Saya tidak tahu bagaimana agen lain bisa menjadi begitu sukses.
padahal saya bekerja sama kerasnya tapi sepertinya tidak terlalu sukses"
"Memang apa yang ingin anda capai secara spesifik?" tanya saya.
"Mendapatkan banyak uang dan berkualifikasi mendapatkan penghargaan," jawabnya.
Saya menyadari pada saat itu bahwa karena Paul tidak fokus pada hasil spesifik,
ia tidak dapat memfokuskan waktu dan upayanya pada suatu rencana tindakan yang spesifik.
Akhirnya setelah menjawab banyak sekali pertanyaan, Paul menentukan targetnya untuk meraih kualifikasi
"Million Round Table" yang mewajibkannya untuk mendapatkan premi tahunan senilai $150.000.
darisana, saya lagi-lagi mengajukan serangkaian pertanyaan yang sangat spesisik misalnya:
"Berapa nilai rata-rata kasus anda? berapa tingkat closing rate anda? berapa tingkat percakapan telpon anda?"
Dari angka-angka ini saya membantunya untuk mengembangkan rencana tindakan berikut ini dengan berusaha menelusuri
upaya-upayanya untuk menyokong target yang sebesar $150.000.
Setelah kami berdiskusi, Paul melihat dengan jelas bahwa berdasarkan closing ratenya dimasa lalu dan tingkat percakapan
telpon yang ia lakukan, jika ia secara konsisten menghasilkan 5 inisiatif percakapan telepon per hari dan melakukan pertemuan 1x sehari dengan 1 orang calon pembeli, ia akan mampu meraih premi senilai $150.000 dalam 1 tahun
begitu paul membuat targetnya menjadi spesifik, seketika ia tahu dengan tepat apa yang harus diilakukan dan harus berfokus pada apa. Mata paul mulai bersinar dan saya dapat katakan bahwan ia jadi sangat bersemangat bahwa dirinya dapat mencapainya, apabila ia mengikuti rencananya.
Dalam waktu setahun, paul mengatakan kepada saya bahwa ia tidak hanya dapat mencapai targetnya, bahkan melebihinya
karena ia menyadari bahwa jika dirinya dapat meraih predikat " Million Dollar Round Table "
dengan melakukan 1x pertemuan dengan calon klien per harinya, maka ia dapat meraih predikat "Court of the Table"
dengan secara konsisten melakukan 3x pertemuan per hari dan menembus target premium $450.000, sehingga paul menghasilkan
$450.000 setahun
"Master your mind design your destiny" by Adam kho
ketika pertama kalinya paul menghadiri program pelatihan saya,
ia mengatakan kariernya terkesan mandek setelah menekuni
profesinya itu selama bertahun-tahun.
paul mengatakan, " Saya tidak tahu bagaimana agen lain bisa menjadi begitu sukses.
padahal saya bekerja sama kerasnya tapi sepertinya tidak terlalu sukses"
"Memang apa yang ingin anda capai secara spesifik?" tanya saya.
"Mendapatkan banyak uang dan berkualifikasi mendapatkan penghargaan," jawabnya.
Saya menyadari pada saat itu bahwa karena Paul tidak fokus pada hasil spesifik,
ia tidak dapat memfokuskan waktu dan upayanya pada suatu rencana tindakan yang spesifik.
Akhirnya setelah menjawab banyak sekali pertanyaan, Paul menentukan targetnya untuk meraih kualifikasi
"Million Round Table" yang mewajibkannya untuk mendapatkan premi tahunan senilai $150.000.
darisana, saya lagi-lagi mengajukan serangkaian pertanyaan yang sangat spesisik misalnya:
"Berapa nilai rata-rata kasus anda? berapa tingkat closing rate anda? berapa tingkat percakapan telpon anda?"
Dari angka-angka ini saya membantunya untuk mengembangkan rencana tindakan berikut ini dengan berusaha menelusuri
upaya-upayanya untuk menyokong target yang sebesar $150.000.
Setelah kami berdiskusi, Paul melihat dengan jelas bahwa berdasarkan closing ratenya dimasa lalu dan tingkat percakapan
telpon yang ia lakukan, jika ia secara konsisten menghasilkan 5 inisiatif percakapan telepon per hari dan melakukan pertemuan 1x sehari dengan 1 orang calon pembeli, ia akan mampu meraih premi senilai $150.000 dalam 1 tahun
begitu paul membuat targetnya menjadi spesifik, seketika ia tahu dengan tepat apa yang harus diilakukan dan harus berfokus pada apa. Mata paul mulai bersinar dan saya dapat katakan bahwan ia jadi sangat bersemangat bahwa dirinya dapat mencapainya, apabila ia mengikuti rencananya.
Dalam waktu setahun, paul mengatakan kepada saya bahwa ia tidak hanya dapat mencapai targetnya, bahkan melebihinya
karena ia menyadari bahwa jika dirinya dapat meraih predikat " Million Dollar Round Table "
dengan melakukan 1x pertemuan dengan calon klien per harinya, maka ia dapat meraih predikat "Court of the Table"
dengan secara konsisten melakukan 3x pertemuan per hari dan menembus target premium $450.000, sehingga paul menghasilkan
$450.000 setahun
"Master your mind design your destiny" by Adam kho
Cara yang kedua dari mendengarkan firasat dan kata hati anda adalah mempertajam insting dan kata hati anda
Lakukanlah latihan meditasi paling sedikit 1x seminggu untuk mempertajam insting/kata hati anda. banyak artikel-artikel yang mengajarkan anda cara untuk meditasi. cobalah search di google dan bacalah artikel tersebut.
saya sendiri melakukan cara meditasi yang sangat sederhana yaitu luangkan waktu 20 menit untuk mengosongkan pikiran.
fokuskanlah pikiran pada 1 objek atau kata setiap kali pikiran anda mulai teralihkan kembali fokuskan pada objek dan kata tersebut, tarik nafas dalam dan relakslah.
ini akan melatih anda untuk mendengarkan insting dan kata hati anda. carilah waktu dipagi hari ini akan lebih mudah karena pikiran kita masih segar.
saya sendiri melakukan cara meditasi yang sangat sederhana yaitu luangkan waktu 20 menit untuk mengosongkan pikiran.
fokuskanlah pikiran pada 1 objek atau kata setiap kali pikiran anda mulai teralihkan kembali fokuskan pada objek dan kata tersebut, tarik nafas dalam dan relakslah.
ini akan melatih anda untuk mendengarkan insting dan kata hati anda. carilah waktu dipagi hari ini akan lebih mudah karena pikiran kita masih segar.
2014-02-16
MENAMBAH KEBERUNTUNGAN PRINSIP NOMOR 2 : DENGARKANLAH FIRASAT / KATA HATI ANDA
Cara yang pertama dari mendengarkan firasat dan kata hati anda adalah ya dengan mendengarkan kata hati anda.
Hal ini agak sulit untuk dibuktikan dan dijelaskan karena menyangkut sesuatu yang abstrak, yang anda perlukan hanya kepercayaan saja. ketika anda berada dipersimpangan untuk membuat sebuah keputusan yang penting dalam kehidupan anda berhentilah sejenak tariklah nafas dalam-dalam beberapa kali dan stop! sekarang tanyalah pada diri anda sendiri keputusan apa yang diambil, anda tidak memerlukan logika, anda hanya perlu menunggu jawaban paling pertama yang keluar dari hati anda yang paling dalam lalu ikutilah kata hati anda.
Manusia dari jaman purbakala sudah diberkati dengan insting untuk bertahan hidup, begitu juga manusia modern. maka dari itu ikutilah insting dan kata hati anda itulah jawaban yang paling cocok untuk anda.
contoh dari prinsip ini sangat banyak bahkan anda sendiri mungkin mengalaminya ketika harus mengambil keputusan dan anda merasakan muncul perasaan yang tidak enak dari dalam diri anda terhadap keputusan itu namun anda tetap melakukannya dan hasil akhirnya adalah hal-hal buruk terjadi pada diri anda. namun ada saatnya juga ketika anda mengikuti kata hati anda dan hal-hal baikpun terjadi.
Hal ini agak sulit untuk dibuktikan dan dijelaskan karena menyangkut sesuatu yang abstrak, yang anda perlukan hanya kepercayaan saja. ketika anda berada dipersimpangan untuk membuat sebuah keputusan yang penting dalam kehidupan anda berhentilah sejenak tariklah nafas dalam-dalam beberapa kali dan stop! sekarang tanyalah pada diri anda sendiri keputusan apa yang diambil, anda tidak memerlukan logika, anda hanya perlu menunggu jawaban paling pertama yang keluar dari hati anda yang paling dalam lalu ikutilah kata hati anda.
Manusia dari jaman purbakala sudah diberkati dengan insting untuk bertahan hidup, begitu juga manusia modern. maka dari itu ikutilah insting dan kata hati anda itulah jawaban yang paling cocok untuk anda.
contoh dari prinsip ini sangat banyak bahkan anda sendiri mungkin mengalaminya ketika harus mengambil keputusan dan anda merasakan muncul perasaan yang tidak enak dari dalam diri anda terhadap keputusan itu namun anda tetap melakukannya dan hasil akhirnya adalah hal-hal buruk terjadi pada diri anda. namun ada saatnya juga ketika anda mengikuti kata hati anda dan hal-hal baikpun terjadi.
Langganan:
Postingan (Atom)